Sabtu, 07 Desember 2019


Menteri Susi Blusukan Ramadhan di Perairan Laut Sawu

11 Jun 2016, 08:43 WIBEditor : Kontributor

 

Selama 4 hari ke depan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti  akan singgah di tiga wilayah NTT yakni Larantuka, Lembata dan berakhir di Kupang untuk meninjau situasi dan kondisi perairan laut Sawu dan permasalahan masyarakat nelayan di ketiga wilayah yang disinggahi.

Menggunakan kapal KRI Untung Suropati 372 yang bertolak dari Pelabuhan Labuan Bajo, Menteri Susi didampingi oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) Zulficar Muchtar dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Benedictus Poliami serta diiringi oleh Kapal Pengawas ORCA 04 milik Ditjen PSDKP KKP.

Di Larantuka, Menteri Susi menemukan banyaknya bantuan pemerintah yang tidak berjalan seperti yang diharapkan sehingga terkesan mangkrak. 

Menteri Susi menilai, persoalan logistik seperti mesin es, sulitnya transportasi dan persoalan ijin, bukan permasalahan yang mudah bagi daerah. Bahkan menurut Susi, teknologi yang tinggi bisa menjadi masalah karena masyarakat masih belum melek teknologi.

"Jika kita tidak terjun langsung, bagaimana bisa tahu. Meskipun sudah kita umumkan", ungkap Susi dari anjungan kapal KRI Untung Suropati sebelum berlayar.

Provinsi NTT menjadi perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena Indonesia bagian barat sudah dirasa aman dari pencurian ikan dan pengrusakan sumber daya laut. Susi mendengar bahwa pencurian ikan dari Papua dan Kepulauan Aru larinya ke bagian timur, termasuk ke wilayah perairan NTT yang berbatasan dengan Timor Leste.

"Saya juga melihat ada kecenderungan adanya pencurian ikan disini, dan juga adanya penangkapan ikan yang mengarah pada kerusakan. Maka saya ingin lihat langsung dan akan saya identifikasi untuk menentukan langkah selanjutnya" pungkas Susi.Gsh 

Editor : Ahmad Soim

BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018