Rabu, 12 Desember 2018


Pendirian Puskeswan Bisa Gunakan Dana Desa

29 Nov 2018, 12:36 WIBEditor : GESHA NATTASYA

Dengan dana desa, pemerintah tingkat desa bisa mendirikan Puskeswan sehingga produktivitas peternakan di daerah tersebut tetap terjaga | Sumber Foto:HUMAS PKH

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Boyolali --- Dana desa digulirkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi produktif masyarakat, termasuk di bidang peternakan. Salah satunya untuk mendirikan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

Sejak diluncurkan oleh pemerintah pusat pada tahun 2015, program dana desa membuat desa-desa dapat membiayai pembangunan mereka sendiri sesuai kewenangannya, berdasarkan kebutuhan dan prioritas masing-masing desa. 

Untuk diketahui, Boyolali adalah kabupaten sentra peternakan di Jawa Tengah. Saat ini sebagian besar penduduknya bergantung pada ekonomi pertanian dan peternakan. Boyolali memiliki 262.700 peternak yang tersebar di 19 kecamatan dan 267 desa/kelurahan. 

Kepala Subdit Kelembagaan dan Sumber Daya Kesehatan Hewan, Irpansyah Batubara menuturkan jika dana desa bisa digunakan untuk kesehatan ternak. Salah satunya dengan mendirikan Pusat Kesehatan Hewan (PusKesWan).

"Dana desa dapat digunakan dalam penyertaan modal awal BUMDes Pusat Kesehatan Hewan Desa. Dalam pengelolaannya, peternak membayar biaya pelayanan kesehatan hewan sebagai salah satu pendapatan desa dan keberlanjutan operasional BUMDes Puskeswan tingkat Desa ," bebernya.

Lebih lanjut, diharapkan desa dapat membangun ekonomi peternakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan terutama sumber protein hewani.

"Sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah lebih dahulu menginisiasi penggunaan dana desa untuk kesehatan masyarakat melalui puskesmas," jelasnya.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018