Rabu, 18 September 2019


Si UPIn, Lebih Mudah Dapatkan Informasi Hasil Peternakan

11 Sep 2019, 14:52 WIBEditor : Yulianto

Soft Launching Aplikasi Si UPIn | Sumber Foto:Clara

Sisem Infromasi Unit Pengolahan Hasil Peternakan Indonesia atau disingkat dengan Si UPIn, menjadi solusi pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian untuk membantu Unit Pengolahan Hasil Peternakan (UPH Peternakan) dalam meningkatkan nilai tambah prod

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Di era Industri 4.0, kemudahan serta kecepatan akses untuk mendapatkan informasi dan data sangat diperlukan. Karena itu digitaliasai data dan infromasi dengan sistem aplikasi online, menjadi solusi yang tepat.

Sisem Infromasi Unit Pengolahan Hasil Peternakan Indonesia atau disingkat dengan Si UPIn, menjadi solusi pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian untuk membantu Unit Pengolahan Hasil Peternakan (UPH Peternakan) dalam meningkatkan nilai tambah produknya.

“Memang saat ini data dan infromasi UPH Peternakan sudah ada, sayangnya maish tersebar. Dengan aplikasi berbasis online ini, semua data dapat masuk. Jadi dengan mudah, kita dapat mengetahui produk-produk pengolahan hasil peternakan di seluruh Indonesia, terutama industri pengolahan kecil,” kata Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Fini Murfiani saat Soft Launching Sistem Informasi Unit Pengolahan Hasil Peternakan Indonesia (Si UPIn) di Jakarta, Rabu (11/9).

Menurutnya, manfaat adanya aplikasi Si UPIn ini adalah sebagai pusat informasi produk peternakan, informasi kebutuhan bahan baku produk peternakan bagi yang membutuhkan (perusahaan). Selain itu, penguatan kelembagaan dalam basis koperasi, sarana evaluasi pemerintah dalam pelaksanaan kemitraan, informasi produk peternakan yang siap dan telah diekspor.

“Juga implementasi kerjasama antara Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dalam masalah izin edar. Karena itu tagline kita adalah Satu Informasi, Sejuta Manfaat,” sebut Fini.

Untuk masuk ke aplikasi ini, cukup mengetik siupin.pertanian.go.id. Ketika sudah masuk ke lamannya, scroll mouse ke bawah karena terdapat panel menu produk apa yang ingin dilihat. Panel menunya adalah produk olahan daging sapi, produk olahan susu (sapi dan kambing), produk unggas dan aneka ternak, produk hasil ikutan ternak, produk hasil limbah ternak, cluster UPH, dan cluster kemitraan.

“Kita tinggal klik salah satu. Di laman berikutnya terdapat data-data UPH Peternakan yang ada. Kalau ingin lebih spesifik lagi, dapat mengisi kolom yang ada di atas. Kolomnya berupa: provinsi, produk olahan dan izin edar,” jelas Fini.

Aplikasi Si UPIn ini ungkap Fini, tidak sebatas data dan informasi biasa, melainkan dapat menjadi acuan Dinas Peternakan di daerah dalam memberikan bantuan. Di panel menu aplikasi ini terdapat pilihan, cluster UPH dan cluster kemitraan. Lalu ketika salahsatu di klik, terdapat kolom aksi yang diberi warna hijau, biru, cokelat dan merah. Warna hijau merupakan UPH dan kemitraan yang memiliki grade A, yakni grade terbaik, sedangkan warna merah merupakan grade yang paling rendah (grade D).

“Dengan adanya kolom grade-grade ini, tentu pemberian bantuan dari Dinas Peternakan daerah terkait akan tepat sasaran. Selain itu, dapat menjadi pemicu UPH/kemitraan di grade rendah untuk meningkatkan usahanya menjadi grade yang lebih baik,” tutur Fini.

Fini mengungkapkan, kedepannya aplikais ini akan lebih disempurnakan. Tidak hanya memuat informasi mengenai keberadaan UPH serta kegiatan peternakan berupa produknya saja, melainkan nanti akan ada alamat, nomor kontak, penanganan pascapanennya dan masih banyak lainnya.

“Saat ini memang masih sederhana, tetapi berjalannya waktu akan kita lengkapi lagi. Sehingga menjadi media interaksi UPH untuk dapat saling mengenal, melihat, media informasi, serta  media interaksi antar pemerintah, perusahaan, dan konsumen,” kata Fini.

Dengan adanya aplikasi Si UPIn, dapat memenuhi sistem data dan informasi yang tepat, terbarukan, akurat serta mudah diakses di mana dan kapan pun. “Tentu akan menjadi peluang bagi UPH peternakan dalam meningkatkan nilai tambah serta dapat menjalin kemitraan yang saling menguntungkan,” tegas Fini.

Reporter : Clara
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018