Selasa, 26 Maret 2019


Berapa Nilainya? Ekspor Rock Phosphate Indonesia ke Kanada

19 Peb 2019, 10:48 WIBEditor : Ahmad Soim

Petugas Karantina Pertanian Kementan memeriksa pupuk phospate yang akan diekspor ke Kanada | Sumber Foto:Herny

Pengiriman pupuk tersebut tidak disertai dengan kemasan kayu dan tidak diberikan perlakuan fumigasi karena tidak ditemukan adanya serangga hidup



TABLOIDSINARTANI.COM, Surabaya - Sebagai salah satu negara produsen pupuk phosphate selain dimanfaatkan sendiri, Indonesia juga mengekspor ke Kanada. 

 

Pada 14 Februari 2019, Petugas Karantina Surabaya melakukan pemeriksaan terhadap 10 kontainer 20 feet pupuk phosphate milik PT. E.D.S.U atau setara 220 ton dengan Nilai ekonomi sebesar 1,1 Milyar rupiah.

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kebenaran jenis, jumlah serta kesehatan pupuk rock phosphate terbebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) berupa serangga hidup” ungkap Mira Eka N.  petugas karantina yang melakukan pemeriksaan.



Dalam pengiriman pupuk tersebut tidak disertai dengan kemasan kayu dan tidak diberikan perlakuan fumigasi karena tidak ditemukan adanya serangga hidup, sehingga Phytosanitarry dapat diterbitkan/PC.  Ini berarti pupuk tersebut dapat segera berlayar ke Kanada melalui pelabuhan Tanjung Perak.

 

Fosfat sea bird guano adalah pupuk organik yang diambil dari deposit kuno fosil kelelawar di gua runtuh. Karena  berasal dari fosil, maka tidak memiliki nitrogen, tidak berbau, tidak mengandung bakteri berbahaya dan tidak meninggalkan limbah beracun apabila diaplikasikan pada tanaman.



Sea bird guano/pupuk phosphate kaya akan kandungan fosfor, kalsium, magnesium, besi, mangan, dan seng dengan komposisi unsurnya yaitu P2O5 : 10%-25%, N2 : 0,1%-0,5?n CaO : 30%. Selain itu guano juga dikenal sebagai pupuk paling murni di dunia. Dengan komposisi tersebut, pupuk ini sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bunga, buah, sayur dan akar tanaman.

Reporter : Herny
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018