
Karantina Pertanian Surabaya melakukan pemusnahan berbagai jenis benih sayuran dan buah-buahan dari Eropa
TABLOIDSINARTANI.COM, Surabaya - Karantina Pertanian Surabaya melakukan pemusnahan berbagai jenis benih sayuran dan buah-buahan dari Eropa yang terinfeksi bakteri berbahaya di Instalasi Karantina Hewan (IKH) Tandes, Surabaya.
Berbagai jenis benih senilai Rp 2 Milyar tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar, selain tidak dilengkapi dokumen karantina, 749 Kg diantaranya terinfeksi bakteri yang berbahaya A1 golongan 1 Pseudomonas syringae pv syringae dan viridi flava. Benih sayuran tersebut dikirimkan dari Italia via Jepang.
“Apabila bakteri berbahaya tersbeut menyerang tanaman maka tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik, bahkan layu atau mati sebelum panen. Jika terjadi seperti ini maka petani jelas dirugikan dan bukan hal yang mudah untuk membebaskan area yang telah terinfeksi menjadi kembali seperti semula. Bakteri ini biasanya menyerang tanaman sayuran seperti sawi, kubis, dan kol” ungkap Yusuf Patiroy selaku Kepala Bidang Karantina Tumbuhan.
Total yang dimusnahkan adalah 83 jenis benih dari 19 negara diantaranya: Belanda, Jepang, Kanada, Cekosloavia, Kroatia, Taiwan, Thailand, India, dan Amerika Serikat
Selain berbagai benih, turut dimusnahkan palet kayu yang digunakan untuk mengemas benih karena tidak demarking ISPM#15. "Sesuai aturan dari IPPC WTO harus diberi marka ISPM 15. Sementara palet yang dikirim dari Amerika melalui pelabuhan Tanjung Perak tersebut tidak ada markanya," imbuh Latifatul Ayni sebagai Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan.