Menteri Pertanian bersama mantan Menteri Pertanian
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta--- Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman berharap para purnabakti/pensiunan Kementerian Pertanian menjadi agen pembaharu di daerahnya masing-masing. Bahkan ikut membangun lahan rawa menjadi lumbung pangan masa depan.
“Kepada para pensiunan yang masih segar, bugar, masih cantik semua, muda semangat luar biasa, saya berharap alumni pertanian di seluruh Indonesia bisa menjadi agen pembaharu di daerahnya masing masing. Saudara yang mengabdi 30 tahun di pertanian bisa mengajar sehingga menjadi obor disektor pertanian,” kata Amran.
Amran mengajak seluruh pihak membangun lahan rawa, tak terkecuali dengan kalangan pensiunan Kementerian Pertanian yang tergabung dalam PWRI (Persatuan Wredatama RI) Kementerian Pertanian. Menurut dia, program ini merupakan mimpi lama yang baru terralisasi tahun ini. “Kami berharap pensiunan bisa ikut berpartisipasi untuk mengelola lahan rawa. Pensiunan memiliki banyak pengalaman di dunia pertanian,” katanya.
Saat Silaturahmi dengan Purnabakti Kementerian Pertanian, “Membangun Kebersamaana Insan Pertanian Menyongsong Pertanian Masa Depan” di Jakarta, Rabu (2/10), Amran mengapresiasi pertemuan ini. “Ini adalah silaturahmi antara murid dengan para gurunya,” ujarnya. Dalam silaturahmi tersebut hadir mantan Menteri Pertanian Sjarifuddin Baharsjah dan Ibu Justika Baharsjah, Suswono dan Bungaran Saragih.
Sementara itu Ketua PWRI Kementerian Pertanian, Soedjai Kartasasmita mengaku bangga bisa mengumpulkan 500 orang lebih pensiunan, bahkan bisa mendatangkan mantan Menteri Pertanian RI beserta Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Tahun ini, PWRI telah menerima sebanyak 723 orang pensiunan milenial yang sudah diserahkan Sekjen Kementerian Pertanian, Momon Rusmono, beberapa bulan lalu.
“Kita patut bangga karena PWRI Pertanian selalu dijadikan contoh PWRI Pusat, dan setiap tahunnya kita adakan silaturahmi, kunjungan kepada pensiunan yang sakit, memberikan santunan, bazar amal dan kini terbentuk Tim Angklung dan orkes keroncong,” tuturnya.
Bukan hanya itu, menurut Soedjai, setiap Rabu, PWRI mengadakan forum diskusi yang bernama Perkumpulan Reboan. “Kita juga membina Yayasan Mujahidin, membina yayasan sosial Kementan dan tak lupa kita juga membina penerbitan Tabloid Sinar Tani,” katanya.
Sementara itu Sjarifuddin Baharsjah (Menteri Pertanian Periode 1993-1998) berharap apapun yang kita amalkan dan lakukan, serta jalin terus, semoga bermanfaat pada waktu yang akan datang.