Tuesday, 27 October 2020


Bantu Bencana dan Jaga Harga, Awal Tahun Bulog Gelontorkan CBP

21 Jan 2020, 11:14 WIBEditor : Yulianto

Bantuan Bulog untuk korban bencana | Sumber Foto:Dok. Humas Bulog

Selain untuk penyaluran bencana alam, beras CBP ini juga untuk kegiatan Operasi Pasar (OP) yang sekarang bernama Ketersediaan Pasokan dan Stabilisahi Harga (KPSH) untuk menstabilkan harga

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarat---Bencana yang menimpa beberapa daerah Indonesia pada awal tahun 2020 mendorong Perum BULOG menggelontorkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Hingga minggu kedua Januari telah 120 ton CBP yang mengalir ke daerah terkena bencana alam seperti DKI Jakarta, Banten, Sulawesi Utara, Aceh, Jawa Tengah, NTT dan Papua.

“Sepanjang bulan Januari 2020 cukup banyak becana alam yang terjadi di seluruh Indonesia. Untuk membantu korban bencana alam tersebut stok beras CBP yang dikelola BULOG siap untuk digelontorkan,” kata Sekretaris Perusahaan Perum BULOG, Awaludin Iqbal, beberapa waktu lalu.

Guna menjalankan penugasan pengelolaan beras CBP, sepanjang tahun 2019 Perum BULOG berhasil mengelola stok CBP hingga 2 juta ton lebih. Selain untuk penyaluran bencana alam, beras CBP ini juga untuk kegiatan Operasi Pasar (OP) yang sekarang bernama Ketersediaan Pasokan dan Stabilisahi Harga (KPSH) untuk menstabilkan harga.

Seperti diketahui, pada Januari 2020 ini Bank indonesia memprediksi inflasi sebesar 0,41 persen dengan rata-rata inflasi secara bulanan dari 2016 hingga 2019 mencapai 0.64 persen. Pantauan harga pangan pokok seperti beras telah mengalami kenaikan akibat dari banjir yang melanda di wilayah Jabodetabek, hingga Banten. “Kami siap untuk menjalankan tugas untuk menstabilkan harga bahan pangan pokok pasca bencana yang melanda sejumlah daerah di Indonesia,” kata Iqbal.

Iqbal menegaskan, pihaknya selalu siap mengamankan harga pangan pokok di pasar dengan stok yang dimiliki. Stok beras sebesar 1,9 juta ton, gula pasir 1.500 ton, daging sapi dan kerbau 1.000 ton, dan minyak goreng 1.000 kg liter. Dengan stok pangan pokok yang dikuasai tersebut, kami yakin bisa menjaga kestabilan harga pangan pokok di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Adapun hasil survei pemantauan harga beras oleh Perum BULOG di wilayah DKI Jakarta hingga minggu kedua Januari 2020, harga beras tertinggi mencapai Rp 15.000/kg, dan beras standar medium berkisar Rp 10.935/kg. Sedangkan harga GKP tinggkat penggilingan menurut BPS pada kisaran Rp 5.313/kg atau ada tren kenaikan 2,11 persen.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018