Saturday, 26 September 2020


Cegah Corona Dengan Bahan Alami

10 Apr 2020, 10:46 WIBEditor : Clara

Jambu biji yang berwarana merah termasuk buah yang mampu menanagkal virus corona | Sumber Foto:Kementerian Pertanian

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---COVID-19 atau yang biasa disebut virus corona memang membuat masyarakat dunia berlomba-lomba mencari cara agar tidak terinfeksi karena sejauh ini belum ditemukan obat atau vaksin untuk mencegah/mengobatinya. Dari hasil penelitian antara Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB), ada beberapa bahan alami yang senyawanya mampu mencegah virus corona, yakni kulit jeruk, daging jambu biji merah dan daun kelor.

Menurut keterangan dari Dekan FKUI, Ari Fahrial, dari hasil penelitian, setelah screening ratusan protein dan senyawa herbal terkait mekanisme kerja virus, ada beberapa golongan senyawa yang dapat menghambat dan mencegah virus corona untuk menginfeksi ke dalam tubuh manusia. Golongan tersebut adalah hesperidin, rhamnetin, kaempferol, kuersetin, dan myricetin. “Ini terkandung di dalam daging jambu biji merah, kulit jeruk dan daun kelor,” ungkapnya.

Ari menjelaskan bahwa daging buah jambu merah memiliki kandungan senyawa yang cukup lengkap untuk menangakal penyebaran virus corona. “Jadi dari hasil bioinformatika, kandungan di dalam jambu biji mampu mencegah atau paling tidak mengurangi virus corona,” ungkapnya.

Salah satu tim riset tersebut dari Departemen Kimia Kedokteran, FKUI, Rafika Indah Paramita, sebenarnya ada jenis tanaman lain yang dapat mencegah vrius corona, yakni aster, kangkung pagar dan mengkudu. Tetapi mengapa dipilih jambu biji karena mudah ditemukan dan mudah mengkonsumsinya. “Jambu biji ini lebih mudah diterima masyarakat dan mudah dikonsumsi baik langsung atau dibuat jus, tidak akan mengurangi rasanya,” ungkapnya.

Menurut Kepala Pusat Biofarmaka Tropika, Irmanida Batubara, senyawa yang dapat menangkal merupakan dari golongan flavonoid, salah satunya adalah hesperidin. “Senyawa ini disinyalir dapat memberikan perlindungan terhadap mikroba dan virus serta senyawa ini banyak ditemukan di kulit buah jeruk,” ungkapanya.

Dengan kandungan hesperidin di dalam kulit jeruk, Irmanida menyarankan kita pada saat stay at home (berdiam di rumah), jangan lupa membuat jus jeruk yang ditambahakan dengan kulitnya sedikit. “Memang sedikit pahit, tetapi pahit inilah yang menunjukan bahwa di dalamanya mengandung hesperidin,” jelasnya.

Selain jambu biji merah dan kulit jeruk, daun kelor termasuk yang dapat menangkal virus corona. Berdasarkan informasi Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM) Indonesia, daun kelor mengandung zat gizi makro dan zat gizi mikro. Pada tabel DKBM, terdapat informasi mengenai kandungan daun kelor tetapi tidak disebutkan daun kelor segar ataupun daun kelor kering.

Kandungan daun kelor menurut DKBM Indonesia mengandung 82 kalori energi; 6,7 gram protein; 1,7 gram lemak; 14,3 karbohidrat; 440 mg kalsium; 70 mg fosfor; 7 mg zat besi; 11300 IU vitamin A; 0.21 vitamin B; dan 220 mg vitamin C. Dengan kandungan ini, daun kelor dapat dijadikan suplemen untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga imunitas kita baik dan mampu mencegah masuknya virus corona.

 

 

 

 

Reporter : Agustin
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018