Thursday, 06 August 2020


Pekarangan Pangan Lestari Salah Satu Pemenuhan Pangan di Tengah Covid-19

14 May 2020, 23:11 WIBEditor : Clara

Salah satu kecamatan di Jakarta Selatan yang memanfaatkan lahan terlantar dengan program penguatan pangan keluarga | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Di tengah pandemi Covid-19, pemenuhan pangan menjadi sangat krusial. Ketersediaan pangan yang cukup mampu membuat manusia menjadi lebih sehat, sehingga terhindar dari segala penyakit. Menurut Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementerian Pertanian (Kementan), Risfaheri, penguatan pangan keluarga menjadi  hal yang harus dilaksanakan saat ini.

“Jadi saat ini Kementan lewat BKP mendorong masyarakat untuk mampu menyediakan dan mencadangkan pangannya sendiri yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. Kegiatannya melalui pertanian keluarga berbasis kecamatan, penguatan lumbung pangan masyarakat, dan pekarangan pangan lestari,” ungkapnya saat Webinar Human Initiative ‘Adaptasi Terhadap Dampak Krisis dalam Membangun Ketahanan Pangan’, Kamis (14/5).

Bentuk kegiatan pemenuhan pangan keluarga yang sudah dilaksanakan sejak lama dan sangat bermanfaat adalah pekarangan pangan lestari. Apalagi kegiatan ini sangat cocok dilaksanakan di daerah perkotaan yang minim akan lahan.

“Pekarangan pangan lestari selain untuk pemenuhan pangan keluarga, dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga karena hasilnya dapat dijual,” ungkap Risfaheri.

Untuk progam pekarangan pangan lestari, dibantu oleh pemerintah. Jadi Kementan memberikan bantuan Rp 50 juta per kelompok. Per kelompok yang dimaksud adalah kelompok masyarakat berupa: Karang Taruna, pesantren, Kelompok Wanita Tani (KWT) atau lembaga lainnya.

“Tujuan program ini adalah peningkatan ketersediaan, aksebilitas dan pemanfaatan pangan; membantu memfasilitasi tenaga kerja yang terdampak Covid-19; dan peningkatan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Reporter : Agustin
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018