Wednesday, 30 September 2020


Rektor IPB University : Sektor Pertanian Bisa Memenangkan Perang Pandemi COVID 19

02 Sep 2020, 10:28 WIBEditor : Gesha

Rektor IPB University, Prof Arif Satria bersama Sandiaga Uno | Sumber Foto:IPB UNIVERSITY

TABLOIDSINARTANI. COM, Bogor - - - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB University) Prof. Arif Satria menyebut sektor pertanian menjadi bisnis yang paling menjanjikan bahkan di saat ini bisa menjadi senjata untuk memenangkan perang terhadap pandemi COVID 19.

"Yang abadi di dunia ini satu adalah perubahan dan kedua adalah pangan. Karena semua orang di dunia ini pasti akan makan sampai akhir zaman nanti," jelasnya ketika menemani Sandiaga Uno ketika melawat ke Agribusiness Technology Park IPB University.

Bahkan Prof. Arif menyebut bahwa pangan dan pertanian adalah adalah sektor yang paling potensial untuk menang dalam era pandemi Covid-19.

Namun, pertanian seperti apa yang bisa meme angka perang? Prof. Arif menyebutkan smart Farming yang maju dan modern menjadi alat untuk memenangkannya dan tentu saja sumberdaya manusia milenial yang menjadi motor penggeraknya.

Menurut Prof. Arif, dengan teknologi smart farming seharusnya para milenial bangga bahwa pertanian itu bisa dikelola secara industrial dan kemudian bisa bergengsi."Tentu dari sisi ekonomi dan bisnis sangat menjanjikan dan sangat menguntungkan," tambah Prof. Arif.

Ia mencontohkan, teknologi pertanian modern yang dikelola di Agriculture Techno Park IPB University (ATP - IPB University). Penggunaan teknologi di ATP IPB University mampu mendongkrak pendapatan pertanian mencapai Rp 390 juta per tiga minggu. 

Di samping memanfaatkan teknologi smart farming, ATP IPB University  juga mengakomodasi petani di sekitar kampus untuk secara bersama-sama membangun pertanian. ATP IPB University juga mengakomodasi akses pasar bagi petani sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani mitra.

"Tidak hanya aspek teknologi semata, tetapi juga membuka pasar, karena yang paling penting adalah akses pasar. Kalau ini bisa dibuka di seluruh kampus di Indonesia, menurut saya ini harapan besar untuk kemajuan pertanian Indonesia di masa depan," pungkas Prof Arif Satria.

Agropreneurship

Menanggapi upaya IPB University dalam memajukan pertanian di Indonesia, Sandiaga Uno berkomentar, upaya ini sangat luar biasa karena menggabungkan revolusi industri 4.0 dengan agropreneurship."Yaitu satu pendekatan kewirausahaan berbasis agro, tadi kita lihat nilai tambahnya luar biasa," ungkapnya.

Ia juga menegaskan, ada dua hal sekaligus yang dapat diambil dari inisiasi IPB University ini. Pertama, membangkitkan gerak ekonomi khususnya di akar rumput yang memberdayakan masyarakat dan membuka lapangan kerja.

Kedua, menggunakan aplikasi teknologi yang bisa meningkatkan efisiensi dan efektivitas dari nilai tambah produk. 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018