Friday, 16 April 2021


Cabai dan Bawang Masih Sumbang Inflasi Maret 2021

01 Apr 2021, 15:29 WIBEditor : Gesha

Cabai dan bawang merah masih menyumbang inflasi | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Badan Pusat Statistik (BPS) telah melansir inflasi Indonesia pada Maret 2021 sebesar 0.08 persen dan dipicu oleh merambat naiknya harga cabai dan bawang di tingkat konsumen.

"Dilihat komoditasnya, penyebab inflasi bulan Maret 2021, adalah cabai rawit 0.04 persen dan bawang merah 0.02 persen, daging ayam segar, bawang putih juga memberikan andil inflasi sebesar 0.01 persen," beber Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto di Jakarta, Kamis (1/4).

Berdasarkan sisi kelompok pengeluaran, inflasi pada Maret 2021 masih dipengaruhi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang mengalami inflasi 0,40 persen dengan andil 0,10 persen.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil deflasi adalah mobil 0.03 persen, perhiasan dan cabai merah 0.02 persen dan beras deflasi 1 persen. 

"Inflasi ini dihitung dari 92 faktor inflasi yang terjadi pada Maret 2021. Dilihat month to month di tahun 2021 inflasi ini mengalami perlambatan. Dilihat secara year to year di Januari 2021, inflasi kita mencapai 1.55 persen, Februari 1.38 persen, Maret 1.37 persen," ungkap Setianto.

Dari 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), BPS juga mencatat sebanyak 58 kota mengalami inflasi dan 32 kota menyumbang deflasi pada Maret 2021.

Inflasi tertinggi tercatat di Jayapura sebesar 1,07 persen dan inflasi terendah terjadi di Tangerang dan Banjarmasin masing-masing 0,01 persen.

Sedangkan, deflasi tertinggi terjadi di Baubau 0,99 persen dan deflasi terendah tercatat di Palopo 0,01 persen.

===

 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018