Saturday, 23 October 2021


ASN Milenial, Penerus Estafet Lumbung Pangan

12 Oct 2021, 23:01 WIBEditor : Yulianto

Tani on Stage Milenial di Lembang | Sumber Foto:Echa

TABLOIDSINARTANI.COM, Bandung---Untuk mempersiapkan Aparat Sipil Negara (ASN) milenial, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian akan menggelar proyek perubahan tentang integritas sebagai upaya mempersiapkan estapet kepemimpinan ASN. Khususnya dalam membangun lumbung pangan dunia 2024.

Dr. Heni Nugraha, SE, MM, Auditor Madya Investigasi Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian mengatakan,  saat ini pihaknya mempersiapkan proyek kegoatan untuk milenial Kementerian Pertanian 2.1. Tahun depan akan ada kelanjutan 2.2; 2.3; 2.4 dan seterusnya.

“Ini yang akan terus kami laksanakan untuk menyiapkan estafet kepemimpinan ASN Kementan yang profesional dan berintegritas,” kata Heni saat Tani on Stage (TOS) ASN Milenial Kementan BERAKHLAK, Bangga Melayani Bangsa Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045 di Balai Penelitian Sayuran (Balitsa) Lembang, Jawa Barat, Selasa (12/10).

Bahkan kata Heni, Itjen Kementan juga akan mengadakan lomba edukasi yang formatnya dalam bentuk game. Harapannya, ASN Milenial ini membuat sebuah proyek perubahaan tentang integritas. “Saya dan Inspektorat Investigasi Kementan akan membangun kupu kupu integritas,” katanya.

“Coba bayangkan kalau ada satu kupu integritas tidak akan berdampak, tapi kita bayangkan ada sejuta ada lima juta ada sepuluh juta ASN pertanian yang nantinya berintegritas pasti akan jadi badai integritas Indonesia,” tambahnya.

Menurutnya, semakin banyak ASN yang berintegritas akan memberikan warna yang luar biasa terhadap pembangunan pertanian. Bahkan untuk mewujudkan lumbung pangan dunia tahun 2045. “Itu yang akan kami (Inspektorat Jenderal,red) lakukan,” tegasnya.

Karena itu menurut Hani, pihaknya akan konsentrasi untuk terus bergandeng tangan dengan ASN milenial Kementerian Pertanian di seluruh Indonesia. Apalagi tepat 12 Oktober Presiden Joko Widodo mendeklarasikan ASN BERAKHLAK. “Kami ingin mengajak milenial Kementrian Pertanian terus berkarya maju bersama untuk mewujudkan lumbung pangan dunia,” katanya.

Sementara itu, Dr. Idha Widi Arsanti, SP, MP, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BBPSDMP Kementerian Pertanian menambahkan menjadikan ASN milenial yang BERAKHLAK itu tidak sulit dan bisa dilakukan. Meski saat ini kita menghadapi banyak tantangan climate change, digitalisasi, globalisasi dan lingkungan usaha yang cukup beragam. “Namun dengan keyakinan, kita bisa dan kita bisa memenangkan diri kita menjadi ASN yang berakhlak,” tegasnya.

Drs. Zulkifli, MM Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian menambahkan, integritas sebenarnya lahir sejak kita dilahirkan. Karena itu jangan pernah dirusak, apalagi jika pilihannya menjadi pelayan dengan nomeratur pegawai negeri sipil.

Karena itu, Zulkifli berharap, PNS milenial menjadi penerus tongkat estafet untuk menuju Indonesia lumbung pangan dunia di 2045. “Bangsa ini membutuhkan kalian (ASN milenial,red) untuk terus mencapai Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Saya selalu kasih contoh pohon pisang itu tidak pernah mati selama masih ada tunas. Tunas pohon pisang itu tidak pernah satu, selalu tunasnya lebih dari satu baru dia mati,” tuturnya.

Reporter : Echa
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018