Saturday, 29 January 2022


Staf Khusus Wapres Prihatin Jika Ada yang Jual Lahan Pertanian

14 Jan 2022, 07:56 WIBEditor : Yulianto

Lahan pertanian yang siap dibangun untuk perumahan | Sumber Foto:Julian

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Sektor pertanian merupakan aspek penting dalam menghadapi berbagai tantangan dan gejolak krisis pandemi covid-19 yang terus berkepanjangan. Apalagi, Indoensia baru saja dilanda serangan varian baru omicron.

Demikian diungkapkan Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI yang juga sekaligus Ketua Umum Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani), Guntur Subagja. Karena itu katanya, kita harus mengubah mindset masyarakat bahwa pertanian itu harus menjadi koor otomatis karena mampu memberikan pergerakan ekonomi yang lebih baik.

"Tentu kita prihatin apabila ada orang yang menjual lahan pertanian mereka. Karena sebetulnya itu berpotensi menjadi alih fungsi lahan," ujar Guntur dalam sesi Webinar Intani, Rabu, 12 Januari 2022.

Guntur mengatakan, sektor pertanian adalah nafas panjang bagi suatu desa yang memiliki jumlah masyarakat cukup banyak. Pertanian juga bisa dikatakan sebagai kado istimewa bagi mereka yang getol melakukan produksi setiap hari.

"Kalau desa-desanya tumbuh dan ekonomi mulai bergerak, otomatis Indonesianya akan tumbuh. Kenapa? karena perputaran ekonomi Indonesia 75 persen terjadi di ibu kota Jakarta dan sekitarnya," katanya.

Menurut Guntur, inilah saatnya masyarakat Indonesia mulai memanfaatkan tanah yang ada untuk membangun Desanya menjadi lebih produktif dan bernilai ekonomis bagi perekonomian keluarga.

"Jadi kita harus mengubah pola pikir kita sekarang untuk membangun desa, mari kita kembangkan sektor pertanian di desa dalam arti luas termasuk perikanan dan perternakan sesuai potensinya masing-masing," katanya.

Terpisah, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa pertanian merupakan sektor yang selalu tumbuh positif, di tengah sektor lainnya yang mengalami kontraksi cukup parah.

"Kami menjaganya mulai dari produksi sampai mengawalnya pada proses hilirisasi. Alhamdulillah produksi kita naik, ekspor kita naik dan petani kita sesuai data NTP BPS semakin meningkat," tutupnya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018