Tuesday, 17 May 2022


Mentan Australia Tawarkan Milenial Magang ke Negeri Kangguru

28 Jan 2022, 11:26 WIBEditor : Yulianto

Menteri Pertanian SYL saat menerima kunjungan Menteri Pertanian Australia | Sumber Foto:Humas Kementan

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Pemerintah Indonesia dan Australia berkomitmen menjalin kerjasama ekonomi komprehensif  bidang pertanian, terutama penguatan subsektor peternakan dan produk hewani. salah satunya, Pemerintah Negeri Kangguru menawarkan petani muda Indonesia untuk magang di negara tersebut.

"Saya cukup berbahagia hari ini karena Menteri Pertanian Australia menawarkan agar petani muda kita yang sudah dididik itu bisa bekerja atau magang di Australia," kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Setidaknya ada 3 komitmen yang disepakati saat Menteri Pertanian, Republik Inronesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerima Menteri Pertanian dan Air Wilayah Australia Utara David Littleproud, Kamis, (27/1) di Kantor Pusat Kementan, di Jakarta.

"Lebih khusus lagi dalam bentuk-bentuk perdagangan pertanian yang memang selama ini cukup berjalan dengan baik antara Australia dan Indonesia. Jadi MoU yang di tandatangani ini adalah komitmen kita untuk kemajuan bersama kedua negara," ujar SYL.

Menurut SYL, kerjasama ini meliputi tiga hal penting. Indonesia sebagai negara agraris terbesar di dunia memiliki kualitas produksi pertanian yang sangat baik jika dibandingkan negara lain. Komitmen pertama, melakukan dialog tentang ketersediaan dan stabilisasi masalah importasi dan ketersediaan daging yang ada di Indonesia dengan supply daging yang mungkin dibutuhkan dari Australi.

"Kenapa demikian, karena selama ini Australia memeliki akses yang sangat kuat untuk memasukan daging. Karena itu, kita mau ada ketersediaan yang pasti walaupun tentu budaya yang ada dan peternakan yang ada di Australia akan sangat berbeda dengan budaya yang ada di Indonesia," katanya.

Kedua, investasi pertanian kedua negara yang bisa diakses seluruh dunia. Disisi lain SYL juga membicaraan kemungkinan dilakukannya ekspor beras dari Indonesia ke Australia. "Ketiga, saya cukup berbahagia hari ini karena Menteri Pertanian Australia menawarkan agar petani muda milenial kita yang sudah di didik itu bisa bekerja atau magang di Australia. Itulah tiga poin penting yang akan jadi komitmen kita," katanya.

Menteri Pertanian dan Air Wilayah Australia Utara, David Littleproud menyampaikan terimakasih atas sambutan hangat SYL dan jajaran Kementan dalam pertemuan ini. Baginya, Australia adalah negara yang membutuhkan produksi pertanian Indonesia.

"Begitu juga sebaliknya, kami dan Indonesia adalah dua negara yang saling membutuhkan. Hari ini kami berbicara tentang beberapa tantangan pasokan disaat pandemi. Kami ingin agar situasi ini mendapat penyelesainya," katanya.

Littleproud menambahan, Australia baru saja melewati musim hujan yang membuat setengah juta ternak mereka mati diterjang badai dan banjir yang menerjang dalam waktu yang sangat singkat. "Sehingga pasokan kami turun dan bersampak pada kelompok tani yang kehilangan penghasilan. Itulah pentingnya kerjasama antara kita," katanya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018