Wednesday, 10 August 2022


Kementan -ICMI Perkuat Kerjasama Bangun Pertanian

31 Jan 2022, 11:54 WIBEditor : Yulianto

Mentan SYL bersama Ketua ICMI, Arief Satria | Sumber Foto:Humas Kementan

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor -- Kementerian Pertanian (Kementan) bersama dengan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) sepakat membangun sinergi melalui sumber daya, sarana, dan prasarana untuk mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menegaskan perlunya kerjasama dengan ICMI sebagai salah satu lembaga pemberdayaan masyarakat muslim di Indonesia yang memiliki potensi besar mendukung keberhasilan sektor pertanian. 

"Sektor pertanian Indonesia saat ini masih memberikan ruang yang terbuka bagi pengembangan pemberdayaan masyarakat, dimana ICMI dapat memanfaatkan ruang tersebut," kata Mentan SYL usai penandatanganan kerjasama dengan ICMI di IPB Internasional Convention Center, Bogor, Sabtu (29/1).

SYL menilai, ICMI merupakan lembaga yang dapat membantu mendukung program-program pertanian seperti kejayaan pertanian pada masa lalu yang dapat berdiri mandiri mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.

"ICMI adalah kekuatan bangsa yang dibutuhkan kehadirannya, dibutuhkan untuk bersama-sama dengan kementerian pertanian, salah satu yang dibutuhkan dari kehadiran ICMI adalah membantu mewujudkan swasembada," ungkap SYL.

Pertanian merupakan sektor yang menjanjikan, terbukti selama pandemi berlangsung, dibandingkan dengan kontribusi sektor lainnya, PDB sektor pertanian telah tercatat paling tinggi sebesar 16,24?n NTUP tahun 2020 pun yang meningkat 0,51?ri tahun sebelumnya, begitu pun dengan nilai ekspor komoditas pertanian.

"Dalam dua tahun pandemi, boleh diperiksa data yang ada, sektor mana yang tumbuh, hanya pertanian 16,24 persen. Ekspor kita lebih dari 47 persen. Kalau begitu kita bisa swasembada kalau ICMI ada bersama" harapan Mentan kepada para peserta yang menghadiri forum kerjasama tersebut.

Sementara itu Ketua ICMI Arief Satria mengungkapkan, bahwa dunia terus bergerak dan telah terjadi disrupsi besar, seperti perubahan iklim yang memerlukan adaptasi, perubahan revolusi industri 4.0, dan pandemi covid 19 yang membuat serba dalam ketidakpastian. Karena itu ICMI mendukung program pemerintah termasuk sektor pertanian.

"ICMI harus menjadi bagian arus besar perubahan. Desa menjadi ladang pengabdian yang strategis bagi ICMI, desa memiliki sejumlah potensi untuk masa depan bangsa ini." kata Arief yang juga Rektor IPB University.  ICMI lanjutnya, dalam masa pandemi dapat menjadi mitra strategis pemerintah khususnya Kementerian Pertanian untuk dapat bersama-sama membangun pertanian wujudkan kedaulatan pangan.

Reporter : Julian
Sumber : Humas dan IP Kementan
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018