Jumat, 16 Januari 2026


 Surplus Beras Tembus 4 Juta Ton! Titiek Soeharto: Bukti Nyata Keberhasilan Kebijakan Pertanian

03 Jun 2025, 11:57 WIBEditor : Gesha

Surplus beras nasional tembus 4 juta ton! Titiek Soeharto sebut ini bukti nyata keberhasilan kebijakan pertanian yang dorong ketahanan pangan dan tingkatkan kesejahteraan petani.

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Surplus beras nasional tembus 4 juta ton! Titiek Soeharto sebut ini bukti nyata keberhasilan kebijakan pertanian yang dorong ketahanan pangan dan tingkatkan kesejahteraan petani.

Stok beras nasional yang mencapai surplus hingga 4 juta ton menjadi tonggak keberhasilan besar bagi sektor pertanian Indonesia.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyambut baik capaian ini sebagai bukti nyata bahwa kebijakan pemerintah dalam meningkatkan produksi beras nasional mulai menunjukkan hasil positif.

“Surplus beras ini adalah bukti nyata bahwa kebijakan pertanian kita sudah mulai menunjukkan hasil positif. Ini juga menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Titiek dalam keterangan pers, Selasa (3/6/2025).

Surplus besar ini tidak hanya menjamin kebutuhan pangan dalam negeri, tetapi juga membuka peluang ekspor beras ke negara-negara lain yang membutuhkan.

Titiek menekankan pemanfaatan peluang ekspor ini harus dimaksimalkan agar pendapatan petani dan perekonomian nasional meningkat.

“Dengan surplus ini, kita tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga bisa memanfaatkan peluang ekspor untuk meningkatkan pendapatan petani dan perekonomian nasional,” jelas legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini.

Titiek juga menegaskan komitmen Komisi IV DPR RI untuk terus memantau dan mendukung program-program pemerintah di sektor pertanian.

Ia berharap produksi beras nasional tidak hanya stabil, tapi terus meningkat demi memperkuat ketahanan pangan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani dan pemerintah dalam meningkatkan produksi beras dan menjaga ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Selain itu, Titiek menyampaikan harapan agar Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, sehingga mampu menghadapi tantangan global, termasuk perubahan iklim dan krisis geopolitik.

“Selamat kepada pemerintah atas capaian surplus beras 4 juta ton! Ini merupakan bukti nyata keberhasilan kebijakan pertanian dan komitmen pemerintah dalam meningkatkan produksi beras nasional. Semoga surplus ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Titiek.

Ia pun mengingatkan agar Kementerian Pertanian (Kementan) terus mencari solusi tepat untuk meminimalkan dampak anomali cuaca yang tidak menentu.

“Dengan mencari solusi yang tepat, Kementerian Pertanian dapat meningkatkan ketahanan pangan dan mengurangi dampak negatif anomali cuaca,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang menembus angka 4 juta ton adalah yang tertinggi sejak Bulog berdiri pada 1969.

Menurutnya, capaian ini bukan sekadar swasembada, tapi sudah masuk pada tahap kedaulatan pangan.

“Kita tidak lagi hanya bicara swasembada, tapi sudah bicara kedaulatan. Dengan angka serapan seperti ini, Indonesia secara tidak langsung siap mengambil peran lebih besar dalam sistem pangan dunia,” kata Mentan Amran.

Ia menambahkan, di tengah tekanan global seperti perubahan iklim, krisis geopolitik, dan gangguan rantai pasok internasional, Indonesia justru mencatat peningkatan produksi dan stok beras secara signifikan.

Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi masa depan ketahanan pangan nasional dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah pangan global.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018