Monday, 09 February 2026


Dorong Kolaborasi, HIPMI Cetak Pengusaha Muda Tangguh Bidang Bioenergi dan Biomassa

29 Aug 2025, 14:01 WIBEditor : Herman

HIPMI Menggelar Bioenergy-Biomass Business Opportunity

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- HIPMI menegaskan komitmennya mencetak generasi pengusaha muda di sektor bioenergi dan biomassa. Melalui workshop nasional yang digelar bersama berbagai stakeholder, organisasi pengusaha muda ini ingin membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat ekosistem energi hijau di Indonesia.

Ketua Satgas Pangan BPP HIPMI, Hadi Nainggolan, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem bioenergi dan biomassa di Indonesia. Menurutnya, potensi negeri ini sangat besar karena memiliki sumber bahan baku yang berlimpah dari sektor agro pertanian dan perkebunan.

“Di HIPMI fokus kita adalah mencetak SDM pengusaha yang berkualitas, termasuk di sektor agro. Harapannya, dari kegiatan ini lahir kolaborasi baru yang bisa mengakselerasi pengembangan bioenergi dan biomassa,” ujar Hadi.

Sebagai langkah nyata, HIPMI bekerja sama dengan Aspebindo dan berbagai pemangku kepentingan menggelar Bioenergy-Biomass Business Opportunity: Workshop, Training & Field Trip pada 28–29 Agustus 2025.

Acara ini tidak hanya berupa diskusi, tetapi juga memberikan panduan teknis yang bisa langsung dieksekusi oleh peserta. Para pembicara yang dihadirkan pun berasal dari kalangan praktisi terbaik, mulai dari jajaran direksi PLN EPI hingga para founder perusahaan yang bergerak di bidang bioenergi dan biomassa.

“Kita ingin peserta benar-benar siap menjadi pengusaha biomassa. Karena itu, materinya dirancang aplikatif dan para pembicara adalah praktisi yang sudah terbukti,” tambah Hadi.

Menurut Hadi, kunci keberhasilan bisnis bioenergi adalah membangun ekosistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Jika ekosistemnya kuat, biaya bisa ditekan, efisiensi meningkat, dan margin keuntungan bagi pengusaha pun semakin besar.

“Konsepnya sederhana: selama ada keuntungan yang bisa dilipatgandakan dan usaha berjalan konsisten, maka bisnis akan berkembang secara alami,” jelasnya.

Workshop ini diikuti peserta dari berbagai daerah, mulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra, Kalimantan hingga Sulawesi. Mereka adalah pengusaha muda yang sudah memiliki bisnis di bidang biomassa maupun yang sedang melakukan diversifikasi usaha.

Pada hari kedua, peserta diajak field trip ke PLTU Lontar milik PLN, untuk melihat langsung bagaimana biomassa dimanfaatkan dalam pembangkit energi.

“Target kami jelas: mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru berbasis biomassa. Antusiasme peserta sangat tinggi karena sejak awal mereka memang sudah fokus pada bidang ini,” tutup Hadi.

Reporter : Rafi
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018