Rabu, 14 Januari 2026


SIPERINTIS PVTPP Sabet Penghargaan Sistem Pencegahan Korupsi

10 Des 2025, 14:31 WIBEditor : Yulianto

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono bersama Kepala Pusat PVTPP, Leli Nuryati

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perijinan Pertanian (PPVTPP) menyabet penghargaan pertama sebagai Sistem Pencegahan Korupsi pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kementerian Pertanian.

Sebagai salah satu unit kerja di Kementerian Pertanian, PPVTPP mengembangkan SIPERINTIS yang menyatukan berbagai pelayanan yanga ada, khususnya dalam perlindungan varietas tanaman dan perijinan pertanian.

”Kami berkomitmen penerapan layanan untuk bebas dari korupsi,” kata Kepala Pusat PVTPP, Kementerian Pertanian, Leli Nuryati usai acara puncak Peringatan Hakordia di lapangan Kementerian Pertanian, Rabu (10/12).

Selain PPVTPP, unit kerja lain yang mendapat penghargaan kedua adalah Direktorat Pembiayaan Ditjen Prasaranan dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) dengan sistem Trace-In. Penghargaan ketiga diberikan kepada Biro Umum dan Pengadaan, Setjen Kementerian pertanian dengan sistem Cek PENGADAAN KUAT.

Leli mengatakan, pihaknya membangun wilayah bebas dari korupsi (WBK) sejak 2023 dan beberapa inovasi dilakukan. Salah satunya membangun Sistem Pelayanan Perlindungan Varietas Tanaman dan Perijinan Pertanian Terintegrasi atau SIPERINTIS. ”Itulah yang hari ini mendapatkan juara kesatu,” ujarnya.

SIPERINTIS ini menurut Leli, merupakan sistem yang terintegrasi untuk semua layanan yang PPVTPP bangun. Saat ini layanan tersebut masih terpisah dalam aplikasi yang berbeda. Hal itu mempersulit bagi pengguna layanan karena banyak aplikasi yang dibukan.

Ke depan dengan adanya SIPERINTIS, Leli berharap semua layanan tersebut terintegrasi menjadi satu. “Nantinya bukan hanya penggunan layanan yang makin mudah mengakses, tapi juga petugas kami di lapangan, termasuk pimpinan dalam memonitoring, evaluasi dan pengawasan terhadap layanan yang kami berikan,” tuturnya.

Dalam sistem tersebut ungkap Leli, tersedia menu, termasuk sistem pengawasan pencegahan korupsi. Jadi aplikasi layanan yang ada di PPVTPP sudah, tapi kemudian dikembangkan dan intergrasikan. ”Jadi ini bukan aplikasi, tapi sistem yang mengintegrasikan semua layanan di PPVTPP,” ujarnya.

Pada tahun 2025, kata Leli, pihaknya sudah mulai membangun sistemnya. Kemudian tahun 2026 diharapkan proses integrasinya sudah bisa menyeluruh.  Ke depan Leli berharap, ke depan pelayanan yang ada di Kementerian Pertanian lebih terintegritas dan akuntabiltas yang tinggi, sehingga lebih dipercaya oleh masyarakat.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018