
Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti saat launching pembukaan pendaftaran mahasiswa baru Polbangtan dan Pepi tahun ajaran 2026/2027 di Jakarta
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) secara resmi membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru untuk Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) tahun akademik 2026/2027.
Pembukaan pendaftaran ini dilaksanakan Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) dan berlaku untuk seluruh Polbangtan serta PEPI yang tersebar di Indonesia.
Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa Polbangtan dan PEPI kini semakin diperhitungkan sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi yang berperan strategis dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) pertanian unggul.
“Penerimaan mahasiswa baru ini sangat penting, dan kami ingin menyampaikan kepada seluruh pihak, khususnya yang terkait dengan sektor pertanian, bahwa Polbangtan dan PEPI terus berkembang dan semakin memiliki posisi strategis dalam pembangunan pertanian nasional,” ujar Idha.
Ia menambahkan, proses penerimaan mahasiswa baru diharapkan dapat menjaring calon mahasiswa yang tepat, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap berkontribusi bagi sektor pertanian Indonesia.
Pada tahun akademik 2026/2027, Polbangtan dan PEPI akan menerima 1.592 mahasiswa baru, dengan 70 persen di antaranya diprioritaskan berasal dari anak petani. Kebijakan afirmatif ini menjadi keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki oleh perguruan tinggi lain.
“Kami berharap anak-anak petani, termasuk yang berasal dari wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi vokasi di Polbangtan dan PEPI,” jelas Idha.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menyampaikan bahwa rekrutmen mahasiswa Polbangtan dan PEPI dilakukan untuk mencetak SDM pertanian yang unggul sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dunia usaha dan dunia industri.
“Melalui proses ini, kami ingin mendukung lahirnya generasi muda pertanian yang kompeten dan siap menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan,” ungkapnya.
Pendaftaran mahasiswa baru Polbangtan dan PEPI dilaksanakan secara terverifikasi dan berbasis digital melalui laman resmi https://pmb.pusdiktan.id/. Pendaftaran ini mencakup enam Politeknik Pembangunan Pertanian dan satu Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia.
Proses seleksi dilakukan secara transparan, akuntabel, dan objektif, guna menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki minat dan potensi di bidang pertanian.
Melalui pendidikan vokasi ini, Kementerian Pertanian berharap dapat menyiapkan SDM pertanian yang kompeten, profesional, dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan pertanian nasional.