Wednesday, 21 October 2026


Rekrutmen Petugas Sensus Pertanian 2026 ternyata Hoaks

18 Jun 2026, 10:24 WIBEditor : Yulianto

Penyuluh pertanian

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Beredar informasi melalui media sosial mengenai Rekrutmen Petugas Sensus Pertanian 2026. Tapi ternyata informasi tersebut hoaks. 

Kementerian Pertanian menegaskan, informasi yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan mengenai rekrutmen “Petugas Sensus Pertanian 2026” adalah hoaks dan tidak berasal dari Kementerian Pertanian.

Dalam informasi palsu tersebut, pelaku mencatut nama Kementerian Pertanian dan foto Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman terpampang menawarkan lowongan kerja petugas sensus pertanian bagi lulusan SMA/sederajat dengan iming-iming gaji Rp5-8 juta per bulan. Bahkan mengarahkan masyarakat untuk mengakses tautan pendaftaran tertentu.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch. Arief Cahyono, menegaskan, Kementerian Pertanian tidak pernah membuka rekrutmen sebagaimana yang tercantum dalam informasi tersebut.“Informasi mengenai rekrutmen Petugas Sensus Pertanian 2026 yang beredar tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks," tegasnya.

Kementerian Pertanian menurutnya, tidak pernah menerbitkan pengumuman tersebut dan tidak pernah bekerja sama dengan pihak mana pun untuk melakukan rekrutmen melalui tautan yang beredar.

Karena itu, ia meminta masyarakat waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah. Apalagi menawarkan pekerjaan dengan proses pendaftaran yang tidak jelas dan mengarahkan calon pelamar ke tautan di luar kanal resmi pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengklik tautan tersebut, tidak memberikan data pribadi, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Seluruh informasi resmi Kementerian Pertanian hanya disampaikan melalui website dan akun media sosial resmi Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Arief menegaskan, pelaksanaan sensus nasional merupakan kewenangan instansi yang berwenang dan setiap informasi rekrutmen petugas sensus selalu diumumkan melalui kanal resmi pemerintah terkait.

Beberapa lembaga pemeriksa fakta juga telah menyatakan bahwa narasi rekrutmen Petugas Sensus Pertanian yang beredar merupakan informasi palsu dan berpotensi menjadi modus penipuan.

Menurut Arief, penyebaran informasi palsu yang mencatut nama dan logo instansi pemerintah tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pencurian data pribadi maupun tindakan penipuan lainnya.

“Kami meminta masyarakat selalu melakukan pengecekan informasi melalui kanal resmi Kementerian Pertanian sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang mengatasnamakan Kementan. Jangan mudah tergiur oleh janji gaji besar atau proses rekrutmen yang tidak jelas sumbernya,” katanya.

Kementerian Pertanian mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi hoaks dengan meningkatkan literasi digital dan memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018