Saturday, 08 August 2026


Resmikan B50, Presiden : Tonggak Penting Kemandirian Energi

10 Jul 2026, 10:33 WIBEditor : Yulianto

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program mandatori biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).

TABLOIDSINARTANI.COM, Karawang---Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program mandatori biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7). Peluncuran B50 menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa sawit yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Presiden mengatakan, peluncuran B50 merupakan bukti nyata Indonesia mampu mengelola kekayaan alamnya sendiri untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Hal tersebut bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri.

”Ini adalah tonggak yang sangat penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi,” kata Presiden.

Menurut Presiden, kelangsungan hidup sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuannya memenuhi tiga kebutuhan strategis, yakni pangan, energi, dan air. Karena itu, keberhasilan Indonesia mewujudkan swasembada pangan menjadi fondasi penting menuju kemandirian energi.

“Kita sudah buktikan bahwa kita mampu mengamankan dan menghasilkan pangan untuk rakyat kita. Kita sudah swasembada pangan. Dari target empat tahun, kita telah berhasil dalam satu tahun,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan harus diukur dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat, terutama petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan nasional.

“Petani kita juga akan terus meningkatkan penghasilannya. Kita akan berhasil bila petani-petani kita hidupnya lebih baik,” katanya.

Bahkan Prabowo mengaku dirinya  juga mendapatkan laporan dari berbagai provinsi bahwa petani sekarang kesejahteraannya meningkat. Salah satu indikasinya, pembelian kendaraan motor dan mobil meningkat puluhan persen. ”Bahkan petani-petani sekarang umrah juga meningkat. Artinya mereka sekarang memiliki uang,” ujarnya.

Menurut Presiden, kesejahteraan petani merupakan tujuan utama pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah. “Ini tujuan pembangunan kita. Rakyat kita harus makmur. Kita negara yang kaya, rakyat kita juga harus menikmati kekayaan itu,” katanya.

Reporter : Julian
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018