Sunday, 17 January 2021


Harga Cabai Akan Normal pada Minggu Ketiga Januari

06 Jan 2021, 21:24 WIBEditor : Ahmad Soim

Petani milenial ramai produksi Cabai | Sumber Foto:Dok Sinar Tani

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta - Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) , Agung Hendriadi memastikan  kondisi harga cabai yang tinggi saat ini akan berangsur pulih pada minggu ketiga.

Kepastian tersebut disebut Agung setelah pemerintah melakukan kontak konfirmasi dengan para petani di sejumlah sentra produksi, jelas Agung dalam releas yang diterima Sinar Tani, Rabu, 6 Januari 2021.

"Minggu ketiga bulan ini harga cabai kembali normal. Yang jelas sampai akhir Desember kemarin produksi kita memang sedikit berkurang dibandingkan bulan bulan sebelumnya. Tapi Januari kita sudah kembali normal," katanya.

Langkah berikutnya, lanjut Agung, Kementan telah melakukan perluasan area tanam di sejumlah daerah. Bahkan, sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, penanaman dilakukan dengan menggunakan sentuhan teknologi.

"Kita akan melakukan penanaman cabai dengan teknologi. Kemudian kita akan mengembangkan areal tanaman baru untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Bahkan kami melakukan operasi pasar sebagai langkah memutus rantai pasok," katanya.

Agung juga mengatakan bahwa Kementan terus menjalin koordinasi dengan beberapa pihak, termasuk Kementerian Perdagangan dan pihak lain yang bergerak di bidang pangan.

"Yang pasti kita harus koordinasi dengan semua sektor, apalagi tanggal 11 sampai 25 akan dilakukan PSBB ketat. Tentu semua ini harus kita persiapkan agar kebutuhan pangan dalam kondisi aman," tegasnya.

Disamping itu, ada tiga faktor yang menyebabkan harga cabai di akhir akhir ini meningkat. Ketiga faktor itu masing-masing adalah faktor hari besar seperti perayaaan Natal dan Tahun Baru serta adanya faktor cuaca buruk yang disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan.

"Faktor yang terakahir adalah terganggunya distribusi akibat banjir baik yang dari pentani maupun dari sentra produksi. Kan kbanjiran itu bukan hanya di produksi saja yang terganggu, namun juga pada operasional distribusinya," ujar Agung.

Reporter : Som
Sumber : Humas Kementan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018