Friday, 16 April 2021


Emak-Emak Desa Parangargo Berkreasi Olahan Pangan Lokal

06 Apr 2021, 14:51 WIBEditor : Gesha

Emak-emak di Parangagro dilatih mengolah pangan lokal | Sumber Foto:Ferly

TABLOIDSINARTANI.COM,Malang --- Bahan pangan ternyata tidak hanya nasi saja lho. Banyak bahan pangan lokal yang menarik jika bisa dikreasikan lebih modern. Bahkan saat digeluti bisa menambah cuan dan nilai tambah bagi petani.

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupten Malang sangat konsisten untuk mengembangkan pola ketahanan pangan bagi masyarakat khusunya rumah tangga tani. Salah satunya dengan pelatihan kreasi olahan pangan lokal yang dilakukan Senin (5/4). Tim dari Dinas Ketahanan Pangan melalui Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Dyah Desy beserta Rini Windarti, Mursidin P dan Sabdo Hayu melakukan Pelatihan Olahan Pangan Lokal tahun 2021 di Kelompok  Tani (Poktan) Merak 3 yang diketuai Agus Sucipto. 

Kepala Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang Prawoto mengapresiasi kgiatan pelatihan ini karena dapat memberikan pengetahuan bagi warganya untuk dapat menghasilkan nilai tambah bagi hasil pertaniannya, dimana nilai tambah itu dapat meningkatkan kesejahteraan bagi warga yang dipimpinnya serta dapat membuka lahan usaha baru ditengah lesunya ekonomi karena pandemi COVID 19. 

Ketua tim penggerak PKK Desa Parangargo, Wiwik menyampaikan bahwa dengan kegiatan Pelatihan ini, ibu-ibu yang tergabung di PKK, Kader Posyandu serta ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) dapat saling bertukar pikiran dan shareing tentang bagaimana dapat meytiapkan pangan yang baik bagi anggota keluarganya. Ibu-ibu dapat mengatur kandungan gizi dari asupan bahan makanan yang diolahnya sehingga anggota keluarga selalu sehat.

Sosialisasi Pangan Sehat ini dipandu Rini W, beliau menegaskan tentang konsep makanan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman). Konsep ini sangat penting bagi ibu-ibu manapun karena ibu-ibu harus dapat menyajikan makanan yang sehat dan aman dikonsumsi oleh tumbuh. Seimbangnya kandungan gizi dari bahan makanan juga penting meliputi kandungan vitamin, mineral, karbohidrat, lemak dan kandungan gizi yang lain.

Konsep B2SA ini merupakan konsep lengkap dari semboyan 4 sehat 5 sempurna.selanjutnya disarankan ibu-ibu dapat memilih bahan-bahan pangan yang aman untuk dikonsumsi sehari hari serta dapat berkreasi membuat bahan makan itu semenarik mungkin dengan memanfaatkan apa yang ada disekitar pekarangan atau halaman rumah.

Contohnya pada saat pembuatan olahan dari ubi kayu atau singkong menjadi brownies dan pia yang dibimbing oleh tim (Ifa).  Pada sesi ini sangat menarik karena ibu-ibu diajak untuk langsung melakukan kegiatan praktek sehingga kegiatan ini benar-benar dapat dimanfaatkan oleh ibu-ibu.

"Dipilih ubi kayu karena banyaknya ubi kayu yang ada atau ditanam di halaman serta pekarangan juga kebun dari milik petani. Jika ubi kayu dijual berupa ubi saja maka tidak akan mempunyai nilai ekonomis, tetapi karena sudah diolah sedemikian rupa maka dapat menghasilkan nilai tambah dan nilai jual ubi kayu yang berguna bagi rumah tangga tani," jelas Ifa.

Ferly Tambunan selaku Koordinator Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan Wagir dan penyuluh wilayah binaan desa Parangargo mengharapkan agar kegiatan ini bisa dilaksanakan di tiap-tiap desa yang ada di kecamatan Wagir, diharapkan pula DKP kabupaten Malang dapat memberikan kreasi sebanyak-banyaknya dan dapat mengembangkan potensi pangan lokal yang ada di desa lainnya. Sehingga kemandirian dan ketersediaan pangan yang sehat dapat tercukupi dan kesehatan masyarakat dapat terjamin.

Pada kesempatan ini, seluruh ibu-ibu peserta pelatihan mendapatkan bantuan berupa bibit tanaman  Lombok sebanyak 100 polybag, tomat sebanyak 75 polybag dan terong 50 polybag. Bibit-bibit itu berasal dari kelompok tani Merak 3 untuk dapat ditanam dan dimanfaatkan oleh ibu-ibu untuk kegiatan sehari-hari.

===

 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Ferly Tambunan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018