Wednesday, 21 October 2026


Porang Menggeliat, Eksportir agar Perhatikan Kualitas

12 May 2021, 05:57 WIBEditor : Yulianto

Petani ngetrend tanam porang

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian menjadikan Porang sebagai program super prioritas. Pasalnya, komoditas yang dulu dibuang, kini disayang ini punya potensi ekspor cukup besar.

Revie Christianto Gozali, Direktur Utama  PT Asia Prima Konjac, salah satu eksportir porang mengatakan, siap menampung hasil panen petani porang dari seluruh Indonesia. Dalam setahun pabrik itu baru mendapat sekitar 20 ribu ton dan dinilai masih kurang. 

“Jadi kami memang pertama di Madiun untuk menampung produksi umbi porang yang makin meningkat kebutuhannya," ujarnya.

 Revie mengatakan, pihaknya selaku perusahaan mengapresiasi upaya pemerintah untuk mendukung peningkatan produksi porang dalam negeri, khususnya bapak Menteri Pertanian.

Berdasarkan pengalamannya peluang porang saat ini masih sangat besar. Karena itu Revi yakin porang Indonesia mampu memenuhi pasar dunia. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para eksportir yaitu mampu menjaga kualitas produknya. 

Revi meminta para eksportir porang untuk dapat memperhatikan kualitas dari porang yang akan diekspor, kasus masa lalu tidak boleh terulang dimana ekspor porang asal Indonesia ditolak masuk ke China dikarenakan tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan. 

“Dengan menjaga kualitas saya rasa kita mampu memenuhi kebutuhan pasar, karena potensi sumber daya alam dan pemerintahnya mendukung," katanya. 

Sebagai gambaran Kementan menargetkan luas tanam porang bisa mencapai 100.000 ha dan ekspor 92,755 ton chip kering. Ekspor saat ini tercatat ke 16 Negara dan terbesar ke China. 

Berdasarkan data BPS nilai ekspor produk pertanian naik 15, 54% tahun 2019 sebesar Rp. 390,16 triliun menjadi Rp. 450,79 triliun. Khusus untuk porang berkontribusi tahun 2019 sebesar 11, 721 ton dengan nilai Rp. 644 miliar meningkat pada tahun 2020 menjadi 20.476 ton dengan nilai Rp. 924,3 miliar

 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018