Wednesday, 01 December 2021


Gelar Pangan Murah, Pasar Tani Makassar Tawarkan Harga Bersaing

15 Nov 2021, 16:38 WIBEditor : Yulianto

Kegiatan Pasar Tani di Makassar | Sumber Foto:Pemprov. Sulsel

TABLOIDSINARTANI.COM, Makassar – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali mengadakan Gelar Pangan Murah (GPM). Berbeda dengan kegiatan serupa yang dilaksanakan sebelumnya, GPM kali ini tidak hanya melibatkan Pasar Mitra Tani Makassar, tetapi juga Pasar Mitra Tani dari sejumlah kabupaten yang menangani ketahanan pangan di wilayahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Ir Fitriani MP mengatakan, pihaknya menyebutnya ‘Gelar Pangan Murah November’, dengan jaminan harga yang lebih murah dari harga pasar. Produk yang ditawarkan juga terjamin bermutu.

“Ini semua untuk memberi kesempatan kepada warga Sulawesi Selatan mendapatkan pangan dengan harga lebih terjangkau,” kata Fitriani, Selasa (9/11).

GPM November dipusatkan di halaman Kantor DKPn Sulsel, Jl DR Sam Ratulangi nomor 47, Makassar, dan hanya berlangsung dua hari yakni 10-11 November 2021. Kegiatan ini terbuka mulai pukul 09:00 sampai 16:00 Wita.

Fitriani menambahkan, semua produk yang disediakan di Gelar Pangan Murah November berasal dari Gabungan Kelompok Tani dan Kelompok Tani yang dibina oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel. Harga bisa ditekan lebih murah karena Pasar Mitra Tani memangkas sejumlah jalur distribusi.

Semua produk langsung dari petani dan dijual langsung ke pelanggan melalui bantuan Pasar Mitra Tani setempat,” katanya.

Bagi yang berminat berkunjung ke acara pangan murah, berikut daftar harga pangan yang disediakan tiap kabupaten di GPM November 2021 diberbagai daerah.

Produk pangan yang ditawarkan tiap kabupaten berbeda-beda. Misalnya, Pasar Mitra Tani Kabupaten Pangkep yang menawarkan bandeng tanpa duri mulai dengan harga Rp 12 ribu-15 ribu/ekor. Pasar Mitra Tani Kabupaten Jeneponto yang terkenal memiliki produk garam, menawarkan garam seharga Rp 5.000/liter dan menyediakan cabai rawit seharga Rp 10 ribu/kg.

Kabupaten Wajo menyediakan ikan kering seharga Rp 20 ribu/bungkus. Ada juga keripik pisang Rp 10 ribu/bungkus dan dempo otti Rp 10 ribu/kemasan. Sedangkan Kabupaten Bantaeng menawarkan bawang merah dengan harga Rp 12 ribu/kg.

Kabupaten pangkep, bandeng tanpa duri Rp 12 ribu-15 ribu/ekor dengan berat 170 gram sampai 250 gram. Untuk nugget bandeng dengan harga Rp 15 ribu/bungkus. Kabupaten Gowa harga telur ayam ras mencapai Rp 34 ribu/raknya.

Dari Kabupaten Enrekang meawarkan bawang merah Rp 20 ribu/kg, kue merah atau tori harga Rp 20 ribu/kemasan. Sedangkan Kabupaten Maros dengan produk cabe merah besar yang seharga Rp 10 ribu/kg, jahe segar Rp 10 ribu/kg dan jahe kemasan 250 gram Rp 17.500.

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018