Friday, 01 July 2022


CDC-USK Adakan Pelatihan Penyusunan Perencanaan Bisnis Sektor Pertanian

27 May 2022, 11:26 WIBEditor : Gesha

Pelatihan Perencanaan Bisnis | Sumber Foto:ABDA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Carrier Development Centre (CDC)-USK bekerja sama dengan PT. PLN Persero Unit Induk Wilayah Aceh mengadakan kegiatan pelatihan penyusunan perencanaan bisnis agribisnis di sektor pertanian. Kegiatan berlangsung di meeting room 1 Gedung D Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh belum lama ini.

"CDC telah melakukan berbagai riset terkait kegiatan pelatihan yang berafiliasi dengan kegiatan PT. PLN selama kurun waktu lima tahun berturut-turut dengan berbagai kegiatan pelatihan yang rutin dilakukan. Namun kali ini sangat khusus dan berbeda, dimana CDC-USK dipercaya oleh divisi komunikasi dan TJSL untuk melakukan pelatihan terkait penyusunan perencanaan bisnis sektor pertanian (electrifying agriculture) untuk mahasiswa entrepreneur di Banda Aceh," ungkap Kepala CDC-USK, Dr. Teuku Roli Ilhamsyah Putra, S.E., M.M yang diwakili oleh Tim Pelatihan Bisnis Agribisnis yang diketuai oleh Iqbal Muhammad, S.E., M.B.A beserta tim peneliti CDC.

Roli melanjutkan, perencanaan bisnis dibidang agribisnis ini sangat tepat untuk mencetak mahasiswa entrepreneur yang tidak hanya berharap untuk mencari pekerjaan tapi justru menciptakan lapangan pekerjaan. Sasaran dari kegiatan ini sambungnya, sesuai dengan tujuan USK yaitu menciptakan alumni yang berdaya saing di dunia kerja dan entrepreneurship sehingga mereka mampu menciptakan peluang usaha sendiri.

Sementara Wakil Dekan 2 FP USK, Dr. Ir. Sofyan, M.Agric., Sc menyampaikan pelatihan agribisnis ini mampu menumbuhkembangkan minat para mahasiswa/i menjadi entrepreneur dengan membuka cakrawala para mahasiswa tentang beragamnya jenis usaha di bidang pertanian yang sangat menarik untuk dikembangkan dan ternyata mampu bertahan dalam kondisi ekstrim. 

Hal ini terbukti dari beberapa jenis usaha-usaha di bidang pertanian yang justru berkembang di masa pandemik ini. Disamping itu, beliau juga berharap, melalui pelatihan ini para peserta dapat mengkonstruksikan berbagai ide-ide dan terobosan prioritas di bidang usaha sektor pertanian sehingga menghadirkan berbagai varian produk-produk pertanian dan turunannya yang siap bersaing di dunia bisnis dengan pengintegrasian platform-platform market bisnis online.

 Dalam kesempatan yang sama, General Manager PT. PLN Persero TBK. UIW Aceh, Parulian Noviandi menyatakan bahwa pelatihan penyusunan perencanaan bisnis sektor pertanian (Electrifying Agriculture) untuk mahasiswa Entrepreneur adalah sebagai wujud kepedulian PT. PLN Persero TBK. UIW Aceh kepada dunia Pendidikan khususnya di provinsi Aceh. Beliau berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat memaksimalkan kesempatan emas ini untuk menggali potensi-potensi di bidang pertanian terutama komoditi-komoditi unggulan yang nantinya dapat direncanakan sebaik mungkin dan diaplikasikan di desa para peserta berasal. Beliau berharap nantinya para peserta dapat mengintegrasikan teknologi pertanian berbasis elektrik guna meningkatkan kuantitas produksi pertanian. 

Sejalan dengan harapan GM PT. PLN Persero TBK, Manager komunikasi dan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT. PLN Persero TBK. UIW Aceh, Ridwan saputra, menambahkan bahwa melalui kegiatan pelatihan ini para peserta dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari para pakar bidang pertanian tentang bagaimana merencanakan bisnis usaha pertanian yang baik dan berkesinambungan.

Ia juga berharap setelah pelatihan ini usai, para peserta dapat segera mengimplementasikan ide-ide bisnis yang telah didapatnya selama pelatihan berlangsung. Tentunya usaha-usaha tersebut diharapkan dengan memanfaatkan berbagai kemudahan-kemudahan teknologi berbasis pemanfaatan teknologi listrik. Ia juga menambahkan bahwa pengintegrasian teknologi pertanian dewasa ini dengan penggunaan listrik dalam bidang pertanian sudah banyak dimajukembangkan dan telah memberikan bukti nyata berupa penigkatan jumlah produksi hasil-hasil pertanian contohnya pada penggunaan cahaya lampu untuk meningkatan kuanttas produksi buah naga.

Senada dengan penrnyataan diatas, Iqbal Muhammad selaku Ketua panita penyelenggara pelatihan ini berharap agar para peserta nantinya menjadi role model bagi pengusaha agribisnis lain yang ada didesanya sehingga menjadi lokomotif ekonomi ditempat para peserta berasal.

"Dengan menjadi role model bisnis agribisnis, tentunya lahan-lahan tidur yang ada didesanya dapat dimaksimalkan dan didayagunakan sehingga menyerap tenaga kerja lokal dan mengurangi jumlah pengangguran pungkasnya. Ia juga berharap semoga dengan adanya kegiatan ini mampu meningkatkan passion masyarakat untuk memaksimalkan potensi bisnis agribisnis yang ada didesanya dengan menggunakan peralatan-peralatan mekanis elektrik untuk meningkatkan hasil produksi," tuturnya.

Dr. Teuku Saiful, SP., M.Si selaku pakar pertanian menyatakan bahwa sikap kepedulian PT. PLN Persero UIW Aceh melalui kegiatan pelatihan ini menjadi wadah bagi para mahasiswa, alumnus serta entrepreneur agribisnis dalam menjawab tantangan pada usahanya dibidang agrobisnis. Begitu banyak potensi agribisnis di tengah masyarakat yang dapat optimalkan dengan penerapan pertanian berbasis penggunaan listrik guna optimalisasi hasil produksi. Harapannya, kedepan kegiatan pelatihan-pelatihan serupa dapat dilakukan di daerah lain terutama di daerah terpencil yang memiliki potensi komoditas pertanian unggulan.

Reporter : Abda
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018