Thursday, 30 June 2022


Jelang Idul Adha, Polbangtan Bogor Pastikan Stok dan Harga Sembako

16 Jun 2022, 13:49 WIBEditor : Gesha

Kunjungan ke Pasar Tohaga | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, BOGOR - Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Polbangtan Bogor) kembali melakukan ketersediaan dan harga bahan pokok, khususnya dalam menghadapi hari besar keagamaan nasional. 

Jelang Idul Adha 2022, Satgas Pangan Kementerian Pertanian wilayah Jawa Barat melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor melakukan pengecekan ketersediaan dan harga pangan pokok di Pasar Tohaga Parung. 

Hasil pantauan, stok 12 komoditas pangan pokok yaitu beras, jagung, kedelai, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, telur ayam, daging sapi, gula pasir, dan minyak goreng terpantau aman. 

Kepala Pasar Tohaga, Andryanoto mengatakan meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga namun stok produk tetap aman. 

Andryanoto menambahkan, beberapa komoditas pangan pokok tidak mengalami kenaikan harga dibandingkan akhir bulan mei yaitu beras, kedelai, bawang putih, daging sapi, gula pasir, dan minyak goreng.

“Harga beras Rp 8.000-Rp 10.000 per kilogram, harga kedelai Rp 15.000 per kilogram, bawang putih Rp 16.000 per kilogram, bawang putih kating Rp 32.000-Rp 35.000 per kilogram, daging sapi Rp 130.000-Rp 140.000 per kilo, gula pasir Rp 13.000-Rp.14.500 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp 22.000 per liter, minyak goreng curah Rp 16.000 per kilogram”, imbuhnya.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya cabai keriting, cabai rawit, bawang merah dan telur ayam. Harga cabai keriting berada pada kisaran Rp 70.000 per kilogram, mengalami kenaikan Rp 30.000 dibandingkan di akhir bulan mei. Begitu pula cabai rawit merah juga mengalami kenaikan dengan kisaran harga Rp 90.000-Rp 100.000 per kilogram. Bawang merah mengalami kenaikan dua kali lipat dengan harga Rp 60.000-Rp 70.000.

Taufik Hidayat, salah satu pedagang telur ayam mengatakan bahwa harga telur berada pada kisaran Rp 29.500-Rp 30.000. “Harga telur naik udah sekitar 2 pekan. Pasokan telur terutama dari wilayah jawa timur relatif aman. Saya ga berani nyetok telur terlalu banyak, sejak harganya naik pembeli menurun", papar Taufik.

 

Reporter : Fita
Sumber : Polbangtan Bogor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018