Wednesday, 10 August 2022


UMKM, Motor Pembangunan Ekonomi Daerah

27 Jun 2022, 09:26 WIBEditor : Gesha

Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, menyebutkan kabupaten bergelar Bumi Muda Sedia ini telah memiliki sejumlah produk UMKM yang berstandar ekspor. 

“Berbicara UMKM, Aceh Tamiang sebenarnya sudah memiliki sejumlah produk inovatif yang berstandar ekspor. Ada songket tenun motif khas daerah, ada teh daun kelor, dan beberapa produk lainnya,” terang Bupati saat membuka Sosialisasi UMKM Week 2022, Rabu (22/6/22) pagi. Kegiatan yang digelar secara hybrid ini dipusatkan di aula Setdakab setempat. 

Disebutkannya, Aceh Tamiang di era pemerintahannya serius membangun sektor UMKM. Hal tersebut, terangnya karena Aceh Tamiang bukan daerah industri, jadi salah satu strategi utama pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.

“Sektor UMKM ini motor pembangunan ekonomi daerah. Kita mesti fokus di sini. UMKM ini terbukti bertahan di segala badai. Krismon 1998, dan dimasa pandemi dua tahun lalu, terbukti sektor ini masih kuat berdiri,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Mursil mengapresiasi Kantor Bea Cukai Langsa yang menginisiasi Sosialisasi UMKM Week 2022. Melalui kegiatan tersebut ia berharap pelaku UMKM mampu mengembangkan usahanya ke arah yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Langsa, Sulaiman mengatakan, bea cukai selain sebagai institusi kepabeanan juga memiliki fungsi sebagai Industrial Assistance. Dalam fungsi tersebut, Sulaiman mengatakan, Kantor Bea Cukai berkewajiban melindungi industri dalam negeri dari masuknya barang-barang ilegal; membantu peningkatan daya saing industri dalam negeri; dan mendukung peningkatan daya saing produk ekspor.

Selain industrial assistance, sambung Sulaiman, Bea Cukai juga bertindak sebagai Trade Facilitator yang bertugas salah satunya menekan ekonomi berbiaya tinggi. Berbekal dua fungsi itulah, ia melanjutkan, pihaknya menggelar kegiatan bagi pelaku UMKM tersebut.

“Terlebih di era pandemi, terjadi perlambatan ekonomi, Bu Menkeu memerintahkan pihaknya untuk mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui penguatan sektor UMKM,” tambanya.

Kegiatan tersebut berlangsung selama sehari, diikuti puluhan pelaku UMKM se Kabupaten Aceh Tamiang. Turut dihadiri Kepala KPPN Langsa, Insulinda Tarigan, sejumlah Kepala SKPK, dan sejumlah undangan lainnya.

Reporter : AbdA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018