Selasa, 27 September 2022


Tangani Distribusi Pangan, Ini Saran Pelaku Usaha  

13 Sep 2022, 13:29 WIBEditor : Yulianto

Suasana jual beli di Pasar Induk Beras Cipinang masih terpantau normal | Sumber Foto:FOOD STATION

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Distribusi merupakan salah satu hal penting dalam mencapai ketahanan pangan. Setelah tahap mampu memproduksi, pangan harus didistribusikan secara baik agar tersedia bagi semua konsumen. Karena itu, harus ada strategi menyiasati agar panjangnya distribusi tidak merugikan konsumen.

CEO PT. Marine Asia Pasifik, Mudjiyono Ridjan mengatakan, distribusi barang adalah sebuah pengelolaan pemindahan barang secara efisien dari tempat pembuatan ke tempat penjualan atau konsumsi. Manajemen distribusi meliputi kegiatan seperti pergudangan, penanganan bahan, pengemasan, pengendalian stok, pemrosesan pesanan, dan transportasi.

“Distribusi ini dapat diibaratkan sebagai jembatan, yaitu jembatan dari produsen ke konsumen. Ketika kita mengelola sistem distribusi, kita harus melibatkan semua faktor dan pemangku kepentingan yang ada di dalam saluran distribusi,” katanya.

Mudjiyono menjelaskan, manajemen distribusi melayani fungsi utama untuk memastikan produk atau layanan tersedia bagi konsumen dalam jangkauan keinginannya. Hal ini untuk memastikan bahwa produk atau layanan tersedia untuk konsumen, terkait dengan waktu yang diinginkan konsumen, tempat yang diinginkan, dan cara yang diinginkan untuk dapat memuaskan konsumen.

“Ketiga faktor inilah yang harus kita olah menjadi satu layanan, satu paket yang komplit, atau istilahnya one stop service, sehingga kita harus responsif, kapan mereka butuhkan harus kita suguhkan. Itu tidak terlepas dari kecepatan pelayanan distribusi,” jelasnya.

Managing Director Logisticsplus International, Mochammad Taufik Natsir mengatakan, manajemen distribusi sangat penting untuk dapat menarik banyak konsumen baru. Distribusi yang baik dapat meningkatkan penjualan yang mendorong penambahan jumlah pendapatan dan profit bisnis dengan signifikan.

Selain itu, dapat mengevaluasi posisi pasar bisnis melalui pemanfaatan sumber daya distribusi yang efisien, meningkatkan kualitas layanan pelanggan. Pada gilirannya dapat membantu perusahaan membangun hubungan yang baik dengan pelanggan dan meningkatkan kepuasan maupun loyalitas pelanggan.

“Diharapkan dengan distribusi ini ada efisiensi yang dapat dilakukan dalam proses distirubusi itu sendiri. Distribusi akan efektif untuk meningkatkan profit bisnis. Kemudian dapat meningkatkan citra dan reputasi brand perusahaan di pasar,” katanya.

Sekretaris DPD APTRINDO Jawa Barat, Budi Setiawan, menjelaskan setiap pergerakan barang atau produk di perantara terdapat perhitungan MPP (Marjin Pedagangan dan Pengangkutan). MPP adalah selisih nilai penjualan dan nilai pembelian komoditas sebagai kompensasi pedagang yang menjadi penyalur komoditas.

Semakin tinggi MPP menunjukkan saluran distribusi semakin panjang dan kurang efisien, sehingga dapat merugikan produsen dan konsumen. Jika terlalu panjangnya saluran distribusi, maka akan merugikan,” katanya.

Karena itu, dapat disiasati dengan strategi distribusi yang dibuat sehingga bisa menekan cost distribusi dan transportasi, sehingga memberikan produk yang kompetitif. Bukan berarti panjangnya MPP ini serta merta bisa memicu tingginya harga. Kita bisa bisa melakukan strategi yang menggunakan teknologi saat ini,” jelas Budi.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi mengatakan, dengan distribusi pangan yang baik, diharapkan pangan dapat tersedia dalam jumlah yang cukup bagi masyarakat baik dari segi jumlah, mutu, dan keragamannya sepanjang waktu.

Saat webinar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Propaktani dengan tema Optimalisasi Pengelolaan Distribusi pada Industri Tanaman Pangan, Jakarta, Senin (12/9), ia menjelaskan, kecukupan pangan bagi masyarakat sangat penting karena berdampak pada terbentuknya ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi yakni, meliputi ketersediaan pangan secara terus menerus, merata di setiap daerah dan terjangkau oleh daya beli masyarakat.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018