Kamis, 09 Februari 2023


Ketua Pemuda ICMI Aceh : Hilirisasi, Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

24 Okt 2022, 02:35 WIBEditor : Gesha

Pelatihan hilirisasi bawang merah | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh Besar --- Dosen Teknik Pertanian USK yang merupakan Ketua Pemuda ICMI Aceh, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc mengatakan hilirisasi berperan dalam ekonomi berbasis komoditas termasuk sektor pertanian. 

"Hingga sekarang, semua komoditas pertanian harganya diintervensi oleh mekanisme pasar. Hampir tidak ada produk pertanian yang harganya ditentukan sendiri oleh petani, bahkan ketika di pasar sudah terjadi kenaikan sekalipun, di level petani belum tentu menikmati keuntungan," urainya dalam pelatihan dan pendampingan petani bawang merah di Desa Cot Cut, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar.

Beda halnya jika petani masuk ke ranah hilirisasi produk turunan lewat aktivitas pengolahan paska panen. Produk-produk pertanian akan mendapatkan added value yang lebih tinggi, membuka peluang kerja/usaha, dan tentunya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraannya.

Karena itu, melalui pelatihan yang digelar Universitas Syiah Kuala melalui platform Kedaireka Kemendikbudrisktek dengan kemitraan bersama Konsorsium Bawang Merah Aceh ini menyiapkan petani bawang merah di Aceh untuk bersiap memasuki hilirisasi.

Koordinator Kegiatan yang juga Dekan Fakultas Pertanian USK, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc, kegiatan ini diselenggarakan 19-22 Oktober 2022. Turut hadir sebagai narasumber Prof. Dr. Ir. Rina Sriwati, M.Si, Dr. Siti Hafsah, SP., M.Si dan Dr. T. Saiful Bahri, SP., M.Si.

Rangkaian kegiatan terdiri-dari kegiatan pelatihan yang terdiri-dari teknik budidaya, pemeliharaan dan pengendalian hama dan penyakit, hilirisasi produk, hingga penguatan kelembagaan. Samadi menambahkan kegiatan program patriot pangan ini merupakan kegiatan konsorsium dari 10 PTN dan USK merupakan koordinator wilayah I Sumatera.

Universitas yang tergabung didalam konsorsium tersebut adalah Universitas Syiah Kuala, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Tanjungpura,  Universitas Pattimura, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gajah Mada, Universitas Mulawarman, Universitas Sutan Ageng Tirtayasa, dan Universitas Mataram. 

Sebagai penerima manfaat dari kegiatan tersebut, Keuchik Gampong Cot Cut, Muhammad Zein merasa sangat beruntung mendapat pelatihan dan pendampingan bagi warganya khususnya kelompok petani bawang. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan ekonomi masyarakatnya.

Reporter : AbdA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018