Sabtu, 06 Desember 2025


BPS : Tiga Komoditas Perlu Perhatian Serius

17 Okt 2023, 10:21 WIBEditor : Yulianto

Harga beras bergerak naik, namun HKTI dan KTNA bilang stok cukup

TABLOIDSINARTANI.COM, JAKARTA---Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan ada tiga komoditas yang perlu mendapat perhatian serius saat ini yakni, beras, gula pasir dan cabai rawit. Pasalnya ketiga komoditas tersebut cenderung mengalami kenaikan akhir-akhir ini.

Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, ada tiga komoditas yaitu beras, gula dan cabai rawit perlu mendapatkan perhatian, khususnya di minggu kedua Oktober ini. Sebagai informasi update harga, berdasarkan SP2KP Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu kedua Oktober ada 10 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH tertinggi yakni Gorontalo 6,1 persen, Kabupaten Bolaang Mongondow 5,32 persen, Kota Bitung 5,05 persen , Mamasa 4,54 persen, dan LombokTimur  4,48 persen.

Beberapa perkembangan komoditas yang mempengaruhi perubahan IPH selama minggu kedua Oktober  ada sebanyak 338 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH yang dikontribusikan oleh gula pasir. Kemudian ada 283 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan komoditas beras, cabai rawit. Kemudian ada  259 kabupaten / kota yang kenaikan IPH nya juga dikontribusikan oleh cabai rawit.

Saat menghadiri Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional dalam rangka Hari Pangan Sedunia Tahun 2023 di Jakarta, Senin (16/10) mengatakan, harga beras mengalami peningkatan terus. Bahkan, rata-rata harga beras antar wilayah mengalami disparitas semakin tinggi, paling tinggi di Papua. Begitu juga gula pasir trennya terus meningkat. Ada 338 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan gula pasir.

“Kami di BPS terus akan berupaya untuk menyampaikan fakta dan data secara objektif yang bisa dipertanggung jawabkan keakuratannya, metodologinya. Kami berharap yang disampaikan BPS dapat dijadikan pegangan dan referensi untuk mengawal kebijakan yang lebih baik dan intervensi yang lebih akurat,” tuturnya.

Amalia berharap momentum Hari Pangan Sedunia ini sangat baik untuk bersama-sama mengawal, menjaga serta mengendalikan inflasi terutama inflasi harga pangan bergejolak yang menjadi perhatian masyarakat.

“Saya berharap dengan koordinasi yang semakin solid dan semakin tangguh diantara kementerian dan lembaga ini menjadi alat dan upaya sama-sama mengendalikan harga yang manjadi perhatian masyarakat. Tentunya kalau dengan inflasi yang terkendali, daya beli masyarakat akan terus terjaga dan kesejahteraan masyarakat akan tetap kita pertahankan bahkan kita tingkatkan,” katanya.

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018