Rabu, 22 Mei 2019


Secangkir Racikan Kopi Sumatera Utara dari Pasukan Muda Barista

09 Jan 2019, 11:29 WIBEditor : Ahmad Soim

Cafe Rilex tempat ngopi di Medan | Sumber Foto:istimewa

Lima jurus BrandCooffee mahasiswa milenial Polbangtan Medan adalah desain interior warung, paket dan higienis menu, fasilitas pengunjung, wifi, uniform, dan edukasi kopi.

 

TABLOIDSINARTANI.COM - Di jalan Ringroad Medan ada Café Rilex. Café ini bisa menghabiskan 4 kg kopi khas racikan pasukan muda barista Sumatera Utara. Pengunjungnya sekitar 500 orang dengan omset 15-20 juta/hari.

 

Pengunjungnya tidak hanya sekedar menikmati secangkir kopi tetapi juga bisa bekerja, bertemu rekan bisnis dan bersantai Bersama teman. Ruangannya dilengkapi wifi dengan kecepatan tinggi untuk berselancar di dunia maya hingga bertransaksi secara online.

 

Sinulingga pemilik café, menggerakkan bisnis kopi khas Medan ini dengan  merekrut generasi milenial yang diberi pelatihan barista. Café Rilex adalah salah satu dari ribuan warung kopi di seluruh penjura kota Medan.

 

  Ngopi telah menjadi gaya hidup. Warung kopi rakyat ini telah jadi 'kantor' generasi milenial untuk berkarya dan ajang temu bisnis yang efektif. Paket kopi beserta jajanan ringan dilengkapi wifi kecepatan tinggi membuat pengunjungnya mampu menjelajah dunia digital lintas batas dengan sangat cepat. Aplikasi online telah jadi ajang transaksi efektif beromset milyaran tereksekusi di warung kopi rakyat. Revolusi Industri 4.0 telah mewabah dan mengalir senikmat secangkir kopi Medan.

 

BrandCooffe Medan

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, salah satu pendidikan vokasi pertama di Indonesia yang mengembangkan program 'Brand Cooffee Medan'.

 

Program ini berisi pasukan Barista Muda terdiri dari Mahasiswa dan Dosen yang siap turun ke warung kopi rakyat untuk 'dibedah' menjadi berstandar barista. “Kita ingin mahasiswa milenial  bersama pemilik warung kopi rakyat ini mampu meningkatkan  derajatnya sekelas merk ternama starbuck, exselso atau lainnya namun tetap kental suasana Medan,” kata Yulia Direktur Polbangtan Medan.

 

Lima Jurus

Pendekatan kami sederhana dengan membandingkan cafe standar barista dengan warung kopi rakyat. Para mahasiswa yang terjun ke bisnis kopi ini sudah dibekali keahlian melalui pendidikan vokasi bekerjasama dengan ahlinya serta terstandarisasi melalui lembaga sertifikasi profesi kopi. “Kami mulai dengan 100 warung kopi,” lanjut Direktur muda ini.

 

BACA JUGA:

> Selama 4 Tahun 385.170 Unit Alsintan Digelontorkan ke Petani

> Menteri Amran Pertanian Alami Transformasi Besar Dalam 4 Tahun

> Inilah hasil program terobosan Kementerian Pertanian dalam 4 Tahun Terakhir

 

 

Mahasiswa milenial turun langsung memberikan kontribusi dalam mengekpresikan peracikan kopi,  menjadi salah satu penyaji di meja bartender yang salah satunya telah disiapkan oleh Sinulingga. 

 

“Saya bercita-cita untuk membuka warung kopi standar barista di setiap Kecamatan di kota Medan untuk menciptakan lapangan kerja dan mengambil bahan baku kopi dari petani” kata Sinulingga.

 

Banyak kopi hebat terkenal dari Sumatera Utara seperti Kopi Sidikalang, Kopi Sigararutang, Kopi Lintong, Kopi Tanah Karo, Tanah Sipirok, Kopi Mandailing  dengan cita rasa tinggi berkelas dunia.

 

Lima jurus BrandCooffee mahasiswa milenial Polbangtan Medan adalah desain interior warung, paket dan higienis menu, fasilitas pengunjung, wifi,  uniform, dan edukasi kopi.  “Saya berharap Polbangtan Medan dapat mencetak Sinulingga-Sinulingga muda yang membanjiri  dunia perkopian khususnya di kota Medan” Kata Yuliana, Direktur Polbangtan Medan

 

Reporter : PEer
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018