Rabu, 24 Juli 2019


Dewi dan Dedi, Target Peningkatan Ekonomi Desa

13 Apr 2019, 23:22 WIBEditor : Gesha

Peningkatan ekonomi di desa bisa didekati melalui peranan wanita | Sumber Foto:ISTIMEWA

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta  ---  Calon Wakil Presiden (Cawapres) 01 Kyai Haji Ma'ruf Amin menyebutkan istilah Dedi dan Dewi yang dibagun di desa untuk peningkatan ekonomi rakyat 

Dalam setiap debat Pilpres 2019, selalu ada istilah baru yang menarik. Setelah sebelumnya Dilan (Digital Melayani), kini ada istilah Dewi dan Dedi yang keluar dari gagasan Cawapres 01 Ma'ruf Amin. 

"Dewi-dewi adalah Desa Wisata. Dedi-dedi adalah Desa Digital," ujar Ma'ruf dalam debat kelima pemilihan presiden yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Pembangunan "Dewi" dan "Dedi", kata Ma'ruf, akan memberikan banyak lapangan pekerjaan, termasuk bagi perempuan, sehingga akan melahirkan sumber-sumber baru pertumbuhan ekonomi di desa.

Subjek Pembangunan

Tak hanya peningkatan ekonomi, isu arus utama kesetaraan gender khususnya perempuan juga ditarget oleh Capres Cawapres 01.

Sebab potensi ekonomi kreatif bisa dimanfaatkan oleh kelompok perempuan untuk meningkatkan daya saing produk desa. Bahkan kelompok perempuan tak lagi hanya menjadi objek pembangunan desa tetapi subjek.

"Kita ada program pemerataan ekonomi (yang sudah berjalan) dalam bentuk UMI (kredit usaha mikro) dan bank wakaf mikro di pesantren yang nasabahnya dari perempuan," lugasnya.

Dari segi pemberdayaan, Kyai Ma'ruf menyebutkan banyak ibu-ibu yang merasa terbantu dan bangga karena bisa mandiri. 

Di pemerintahan Jokowi periode ini, dengan program kelompok ibu-ibu MEKAAR dan Kredit Murah Ultra Mikro (UMi), 4 juta perempuan Indonesia pra-sejahtera telah mendapatkan modal melalui program MEKAAR. 1,2 juta perempuan Indonesia mendapatkan Kredit Murah Ultra Mikro atau UMi, dengan nilai Rp7 triliun.

Tahun ini program MEKAAR akan ditingkatkan 4 juta menjadi 10 juta penerima, dan sebagian besar merupakan usaha kecil rumah tangga.

"Sehingga wanita-wanita Indonesia bisa produktif dan memberikan income tambahan bagi keluarga," tegas Capres Jokowi.

 

Reporter : Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018