Friday, 07 August 2020


Harganya Anjlog, Kementan Serap Bawang Merah Petani

27 Aug 2019, 21:19 WIBEditor : Ahmad Soim

Kementan melalui TTIC serap bawang putih petani karena harganya anjlog | Sumber Foto:Edi S

 

TABLOIDSINARTANI.COM - Di sentra produksi bawang merah sedang panen, sehingga harga jual di tingkat petani turun. Kementerian Pertanian melakukan pembelian langsung untuk bantu petani.

Memasuki  pertengahan Agustus 2019 di Brebes Jawa Tengah,  Bantul Yogyakarta dan Nganjuk Jawa Timur mulai panen raya bawang merah, sehingga harga bawang merah anjlok di kisaran Rp 5.000 - 9.000/kg. Namun harga bawang merah di beberapa pasar Jakarta berkisar di angka 30.000/kg. 

 

Menyikapi hal tersebut, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan respon cepat membantu petani bawang merah, dengan melakukan pembelian langsung ke beberapa kelompok tani. 

 

"Tahap pertama ini dilakukan pembelian sebanyak 6 ton bawang merah dari kecamatan Nganjuk, Loceret dan Sukomoro untuk dipasarkan di Jabodetabek. Kami terima bawang merah di Toko Tani Indonesia Centre (Pen - TTIC) Jakarta dengan harga Rp. 13.000/kg, sedangkan biaya transportasinya dibantu melalui program binaan gapoktan Kementan (PUPM)," ujar Inti Pertiwi, manajer TTIC yang ditemui, Senin (26/8).

 

Hal yang sama, menurut Inti, juga akan dilakukan pembelian langsung ke Bantul sebanyak 2 ton dengan harga lebih tinggi .

 

Menurut Inti, bawang merah dari daerah yang datang di TTIC, langsung dipasarkan di Jabodetabek dengan harga Rp 13.000/kg supaya cepat diserap pasar. 

 

"Dengan cepatnya diserap pasar, kami dapat segera menambah pasokan bawang merah dari petani, sehingga dapat mengurangi over suplay di tingkat produsen, dan mendorong naiknya harga bawang merah di tingkat petani," tambah Inti.

 

Saat ditemui dikantornya, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri mengatakan, BKP Kementan selalu berupaya membantu petani tidak saja saat harga normal, namun juga saat harga anjlok di tingkat petani.

 

"Ini sebagai bukti kepedulian kami kepada petani. Beberapa bulan yang lalu di Kabupaten Tuban, Jawa Timur kami juga membeli cabai petani yang anjlok, dengan harga lebih tinggi. Sekarang giliran Kabupaten Nganjuk yang sedang panen raya bawang merah yang kami bantu melakukan pembelian dengan harga lebih tinggi," tambah Risfaheri.

 

Apa yang dilakukan BKP Kementan, juga dilakukan TTIC Yogyakarta milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DI Yogyakarta. TTIC Yogyakarta membeli bawang merah dengan harga 15.000/kg.

 

Sebagaimana diketahui, bahwa fungsi Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) dan TTI yang ada dimasyarakat, sangat dirasakan manfaatnya.

 

"Melalui TTI dan TTIC, kami bisa langsung menyalurkan komoditas pangan dari petani. Jadi petani terbantu, dan konsumen pun senang, karena mendapatkan harga terjangkau," pungkas Inti Pertiwi, manager TTIC.

Reporter : Edi S
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018