Minggu, 25 Januari 2026


Urban Farming Solusi Bercocok Tanam Di Tengah Kota

25 Mar 2022, 17:29 WIBEditor : Herman

Urban farming

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Kegiatan bercocok tanam secara mandiri mampu bantu penuhi kebutuhan pangan yang berkualitas dan menciptakan lingkungan yang sehat. Urban farming menjadi salah satu cara yang tepat untuk bercocok tanam ditengah perkotaan, khususnya DKI Jakarta.

Sesusai dengan namanya, urban farming memiliki konsep pertaniaan perkotaan dimana kegiatan bercocok tanam secara mandiri ini dilakukan di tengah hiruk pikuk kota, yang nanti hasilnya diolah untuk komsumsi pribadi ataupun didistribusikan ke tempat lain. Kegiatan ini bisa dilakukan pada lahan yang terbatas sehingga kita bisa memanfaatkan pekarangan rumah. Salah satu kegiatan urban farming, yaitu menanam sayur-sayuran dan buah-buahan.

Walaupun konsep urban farming terlihat sederhana, namun konsep ini tentu memiliki banyak manfaat tersendiri baik untuk diri sendiri dan juga lingkungan. Dengan melakukan kegiatan bercocok tanam mandiri tentu kita mengetahui kualitas dari tanah, bibit, pupuk hingga air yang kita gunakan sehingga hasil perkebunan yang kita dapatkan juga lebih aman.

Tentu hal ini membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan yang berkualitas bagi keluarga dirumah jika ingin dikonsumsi secara pribadi. Produk urban farming sendiri dinilai lebih segar karena tidak melalui proses panjang seperti pengemasan, penyimpanan dan pendistribusian yang memakan waktu yang cukup lama.

Urban Farming sendiri membantu kita untuk bisa kembali terhubung dengan alam. Tentu bagi individu yang menyukai kegiatan berkebun dan bercocok tanam ini akan menjadi kegiatan menyenangkan serta membantu dalam menurunkan tingkat stres. Oleh karena itu, urban farming sangat baik untuk kesehatan mental dan tubuh kita.

Menciptakan lingkungan yang sehat juga menjadi suatu manfaat yang kita dapatkan ketika melakukan urban farming. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk upaya revitalisasi lingkungan, mengurangi polusi udara dan tentunya menciptakan lahan hijau. Melansir dari Ayojakarta.com, ruang terbuka hijau di wilayah DKI Jakarta masih jauh dari kebetuhan dan target Pemprov DKI Jakarta yang minimal mencapai angka 30%.

Sedangkan, realita saat ini ruang terbuka yang dimiliki DKI Jakarta hanya mencapai 9,9%. Maka dari itu, kegiatan urban farming ini sangat membantu untuk menciptakan lingkungan yang sehat pada kota-kota besar

Reporter : Rahmah Andisa Q
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018