Friday, 01 July 2022


Jangan Abaikan Penggilingan Padi Kecil

14 May 2022, 16:28 WIBEditor : Gesha

Unit Penggilingan Padi | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Pada tahun 2020 jumlah penggilingan padi berdasarkan kapasitas terpasang adalah sebanyak 169.789 unit. Penggilingan padi kecil sebanyak 161.401 unit atau 95 persen, penggilingan padi menengah 7.332 unit (4,32 persen) dan penggilingan padi besar 1.056 unit (0,62 persen).

Turunnya jumlah penggilingan padi di Indonesia dari sekitar 182 ribuan pada tahun 2012 menjadi sekitar 169 ribuan pada tahun 2020 itu tentu bukan tidak beralasan. Besarnya kapasitas terpasang sebesar 200 juta ton jauh di atas produksi padi yang akan diproses yang hanya sebesar 55 juta ton saja. Penggilingan padi mengalami masa idle sehingga di beberapa daerah tidak menguntungkan.

Masalahnya bukan hanya di sana. Penggilingan skala kecil yang hanya mampu menghasilkan beras kualitas menengah minus itu jumlahnya sekitar 95 persen. Walaupun menurut pengusaha penggilingan padi sudah banyak mesin penggilingan skala kecil itu diupgrade sehingga lebih efisien, tetapi secara umum masih mengalami kendala efisiensi teknis maupun ekonomis.

Rendemen penggilingan padi kecil hanya 62,26 persen, secara signifikan masih lebih rendah dari yang bisa dicapai penggilingan besar sebesar 65 persen. Persentase beras pecah dan kehilangan hasil lebih tinggi, dan kualitas beras yang dihasilkan lebih rendah. Produk beras dari penggilingan kecil tidak dapat menembus pasar ekspor yang menuntut kualitas premium.

Issue lain yang menarik untuk ditindaklanjuti adalah bagaimana menetapkan harga eceran tertinggi (HET) sehingga dapat dijangkau konsumen tetapi masih memberi insentif bagi pengusaha penggilingan padi kecil.

Penggilingan kecil adalah unit usaha penting yang diperlukan oleh petani padi di pedesaan yang bisa menjadi solusi efektif dalam mengatasi inefisensi pemasaran padi di pedesaan. Masalahnya lagi-lagi modal. Mereka tidak mempunyai cukup modal untuk meningkatkan perannya.

Revitalisasi penggilingan kecil tidak hanya mengganti mesin dengan yang lebih moderen dan efisien tetapi yang lebih penting adalah mengembangkan sistem ekonomi padi di pedesaan sehingga upaya revitalisasi harus mencakup perbaikan manajemen bisnis internal di dalam perusahaan, menyediakaan permodalan, peningkatan kualitas gabah yang akan diproses, pemasaran, dan promosi. Jadi penyediaan mesin pengering, kerjasama pemasaran dengan penggilingan skala besar, peran perbankan dan kelembagaan harus menjadi bagian penting dalam revitalisasi unit usaha strategis ini.

 

 

Reporter : Memed Gunawan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018