Friday, 01 July 2022


Bawang Merah Berkelambu

21 May 2022, 17:18 WIBEditor : Gesha

Lahan bawang merah berkelambu | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Pernahkah mendengar Bawang Merah Berkelambu? Ini ada di Brebes, Jawa tengah. Petani memang tak pernah kekurangan akal menghadapi masalah di lapangan. 

Dari pengalaman petani bawang merah Brebes selama bertahun-tahun menghadapi masalah di lapangan, lahirlah inovasi yang tak kalah hebat dibandingkan dengan temuan para pakar bergelar. Kelebihannya, temuan petani biasanya tak berbiaya mahal dan langsung layak diaplikasikan.

Khususnya untuk tanaman bawang merah yang disukai ulat grayak (Spodoptera exigua) yang menghancurkan tanamannya, petani telah mencoba bermacam-macam cara. Penggunaan pestisida sudah pasti, tapi ada juga dengan mencabuti satu demi satu tanaman yang terserang ulat, kemudian memasang lampu perangkap pada malam hari.

Cara lain adalah dengan menutup pertanaman bawang dengan kelambu agar tidak bisa dihinggapi kupu-kupu (imago) yang akan bertelur. Ini juga efektif, menghasilkan bawang yang bebas petisida, tetapi tentu saja sangat labor intensive. Padahal tenaga kerja saat ini adalah komponen biaya yang besar dalam usahatani.

Berdasarkan pengalamannya juga petani tahu bahwa penggunaan urea dosis tinggi akan mengakibatkan bawang merah yang dihasilkannya mudah busuk. Pasti mereka tidak tahu mengapa demikian, tapi pengamatan dan coba-coba itu merupakan proses pembelajaran yang tekun dan cerdas.

Mereka juga belajar dari pengalaman, varietas bawang merah apa yang cocok untuk dataran rendah dan dataran tinggi. Bagaimana memberi perlakuan agar bawang merah agar dapat disimpan lama, tanpa harus menggunakan cool strorage yang mahal itu. Semua itu temuan berdasarkan pengalaman di lapangan selama bertahun-tahun.

Jadi kita salut pada teknologi Bawang Merah Berkelambu yang cukup kocak tapi efektif itu. Ini sebetulnya adalah miniatur dari green house yang mahal dan berukuran tinggi-besar, mahal dan di luar jangkauan mereka. Katakanlah kelambu bawang merah itu mini green house KW2. Kelambu bawang merah itu tingginya hanya sedikit lebih saja dari tinggi tanamannya. Mereka membuatnya demikian karena tidak memungkinkan membuat green house asli yang sebenarnya. Tanamannya aman terlidung dari serangan hama, walaupun mereka sendiri tetap saja bisa kepanasan dan kehujanan.

Manfaat ganda dari Bawang Merah Berkelambu itu tentu saja kontaminasi bahan kimia menjadi minimal karena akan lebih sedikit menggunakan pestisida kimia.

Kita berterima kasih dan hormat kepada petani, yang tetap bekerja dan belajar, menginspirasi kita dan bahkan para peneliti. Bukankah banyak temuan petani yang dilanjutkan para peneliti dan melahirkan banyak temuan penting?

 

Reporter : Memed Gunawan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018