Kamis, 30 Mei 2024


Isu Penting Akhir Tahun 2023

21 Des 2023, 09:12 WIBEditor : Gesha

Petani Gurem Bertambah di tahun 2023 | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Di penghujung tahun 2023, dunia pertanian menghadapi tantangan besar dengan perubahan iklim yang semakin tidak terduga dan peningkatan permintaan pangan global. Berbagai fakta juga membayangi dinamika Pertanian hingga akhir tahun 2023 ini.

Pada bulan terakhir tahun 2023 ini kita memperoleh data baru tentang pertanian kita. Hasil Sensus Pertanian 2023 telah dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Dari data tersebut terkuak petani gurem di Tanah Air bertambah, usaha pertanian juga masih didominasi perorangan dan usia pekerja pertanian makin menua. Terjadi peningkatan jumlah petani gurem sebanyak 2,64 juta Rumah Tangga (18,54%) dalam sepuluh tahun terakhir. 

Sensus Pertanian 2023 (ST2023) tahap I ini tidak hanya menyiapkan data pertanian secara komprehensif, tetapi juga menjadi langkah awal penyempurnaan tata kelola data pertanian nasional dan peningkatan kualitas desain kebijakan pembangunan pertanian. Datanya cukup menarik 

Untuk dibahas pada Tabloid Sinar Tani Edisi kali ini. Sinar Tani kembali mengangkat isu subsidi pupuk dalam kaitannya dengan Sensus Pertanian 2023 lewat tulisan pakar petanian yang sudah tidak asing lagi. Terutama dengan adanya penurunan jumlah usaha pertanian dan bertambahnya petani gurem kebijakan tata kelola pupuk ini menjadi semakin penting. 

Kualitas data ST2023 ini sangat penting karena data yang baik akan menjadi dasar dalam membuat kebijakan akan menghasilkan output kebijakan yang baik. Selain sebagai dasar merumuskan kebijakan, data juga bisa dimanfaatkan untuk analisis dan rekomendasi kebijakan, formulasi perencanaan dan evaluasi kebijakan.

Berkaitan dengan pasar, lahan yang sempit dan volume panen sedikit, tantangannya adalah logistik. Beban logistik untuk mengirimkan hasil panen dalam jumlah kecil ke daerah tujuan sangat tidak efisien. Data tentang sentra produksi selalu dicari oleh para pelaku usaha di bidang agroindustri sehingga data ST2023 sangat berharga bagi dunia usaha agribisnis.

Disadari bahwa membangun food estate di lahan apa pun tidaklah mudah. Tetapi tekad swa sembada terus digaungkan, dan Food Estate dicoba dibangun kembali dengan berbagai upaya. Menteri Pertanian Amran Sulaiman optimis lahan jagung seluas 600 ha di food estate dapat ditangani dengan baik. Dia pun memberikan dukungan penuh dalam penyediaan pupuk bersubsidi sehingga siap untuk merevisi Permentan Nomor 10 terkait pupuk subsidi. Petani yang sulit mengakses pupuk bersubsidi diharapkan bisa mengakses hanya dengan menggunakan KTP.

Berita-berita menarik lainnya tentang pengembangan tanaman melon,industri gula kekurangan tenaga kerja dan bagaimana memulihkan ternak sapi sesudah terkena virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dapat ditemui.di Edisi Tabloid Sinar Tani kali ini. Jangan melewatkan kiat-kiat dan kisah sukses seorang pekerja outsourcing yang berhasil menjadi pengusaha ayam yang sangat menginspirasi.

Reporter : Memed Gunawan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018