Jumat, 14 Juni 2024


Melihat Greenhouse Bukan Sekedar Bangunan

30 Mei 2024, 06:23 WIBEditor : Herman

Greenhouse | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Budidaya tanaman dalam greenhouse memiliki berbagai manfaat dibandingkan dengan budidaya di lahan terbuka. Tapi masih banyak para petani yang menganggap greenhouse hanya sekedar bangunan penaung.

Lebih dari itu, greenhouse perlu memberikan lingkungan optimal untuk tanaman tumbuh dengan baik, ada suhu, kelembaban, intensitas cahaya, sirkulasi udara dan banyak hal lain yang perlu diperhatikan, bukan hanya sekedar kekuatan fisiknya saja.

PT Daya Santosa Rekayasa, menawarkan produk greenhouse yang bukan hanya sekedar struktur bangunan belaka, namun tetap memperhatikan kebutuhan agronomi tanaman.

Melalui e-katalog, PT Daya Santosa Rekayasa menyediakan beberapa model greenhouse, sehingga customer bisa memilih jenis yang paling sesuai untuk dipasang di lokasi yang ditentukan.  Beberapa jenis greenhouse tersebut adalah:

  1. SMART ASH S-300 (https://e-katalog.lkpp.go.id/katalog/produk/detail/76944394?type=general)
  • Single Span dengan luasan 8m x 37,5m
  • Automation : side vent, outer shading, pencampuran pupuk
  • Sensor: CO2, EC, pH, thermometer & hygrometer, PAR
  • Cover: atap dan dinding plastic UV, ventilasi insect net 40mesh + plastic UV
  • Shading: 35%
  • Cooling system: Cooling pad atau misting fogger + fan
  • Irigasi: NFT
  • Populasi: 3780 tanaman sayuran daun
  • Harga: Rp 457.000.000,- (include PPN)

  1. SMART ASH S-320 (https://e-katalog.lkpp.go.id/katalog/produk/detail/76944118?type=general)
  • Single Span dengan luasan 8m x 40m
  • Automation: side vent, outer shading, pencampuran pupuk
  • Sensor: CO2, EC, pH, thermometer & hygrometer, PAR
  • Cover: atap dan dinding plastic UV, ventilasi insect net 40mesh + plastic UV
  • Shading: 35%
  • Cooling system: Cooling pad atau misting fogger + fan
  • Irigasi: drip
  • Populasi: 660 tanaman sayur berbatang dan buah
  • Harga: Rp 455.000.000,- (include PPN)
  1. SMART ASH M-307 (https://e-katalog.lkpp.go.id/katalog/produk/detail/76941863?type=general)
  • Multispan dengan luasan 2 x 9,6m x 16m
  • Automation: side vent, roof vent, inner shading, pencampuran pupuk
  • Sensor: CO2, EC, pH, thermometer & hygrometer, PAR
  • Cover: atap dan dinding plastic UV, ventilasi insect net 40mesh + plastic UV
  • Shading: 35%
  • Cooling system: Cooling pad atau misting fogger + fan
  • Irigasi: drip
  • Populasi: 660 tanaman sayur berbatang dan buah
  • Harga: Rp 480.000.000,- (include PPN)

  1. SMART NSH M-307 (https://e-katalog.lkpp.go.id/katalog/produk/detail/77032222?type=general)
  • Multispan dengan luasan 2 x 9,6m x 16m
  • Automation: side vent, roof vent, inner shading, pencampuran pupuk
  • Sensor: CO2, EC, pH, thermometer & hygrometer, PAR
  • Cover: atap dan dinding plastic UV, ventilasi insect net 40mesh + plastic UV
  • Shading: 35%
  • Cooling system: Cooling pad atau misting fogger + fan
  • Irigasi: drip
  • Populasi: 660 tanaman sayur berbatang dan buah
  • Harga: Rp 490.000.000,- (include PPN)

Untuk performa greenhouse tersebut, customer tidak perlu khawatir karena sudah melalui uji test report dan memiliki TKDN. Untuk penyediaannya sendiri juga sudah ditawarkan melalui E-katalog.

System ini digunakan karena memiliki prosedur yang dirasa transparan sehingga peluang terjadinya praktik korupsi atau penyelewengan dapat diminimalkan.

Selain itu, E-katalog menyediakan informasi yang lengkap dan terbuka tentang produk, harga, dan pemasok, sehingga semua pihak dapat melihat dan membandingkan dengan jelas.

PT DSR menawarkan beberapa pilihan model greenhouse agar customer dapat memilih greenhose dengan model yang paling sesuai dengan lokasi, karena pada prinsipnya desain greenhouse perlu menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Sebagai contoh, system cooling. PT DSR menawarkan dua pilihan cooling system yaitu menggunakan cooling pad ditambah exhaust fan dan satu lagi menggunakan coolnet / fogger ditambah circular fan. Perbedaan yang mecolok dari keduanya adalah konsumsi energi Listrik, dimana cooling pad memerlukan energi yang jauh lebih besar, kurang lebih sebesar 3.140watt dan menyala hampir sepanjang hari, sedangkan coolnet hanya memerlukan daya sebesar 2.290watt dan hanya menyala dalam hitungan detik.

Cooling pad juga perlu perawatan yang lebih rumit daripada coolnet. Namun demikian bukan berarti cooling pad tidak ada kelebihan, cooling pad tidak menyebabkan kenaikan kelembaban dalam greenhouse, sedangkan coolnet sedikit meningkatkan.

Semoga artikel ini dapat membantu memberikan sedikit pencerahan mengenai dunia pergreenhousean di Indonesia. Salam Tani.

Referensi:

Perpres no.12 tahun 2021 tentang pengadaan barang / jasa pemerintahan, pasal 66 &67

Permen Perindustrian no. 25 tahun 2020 tentang TKDN

Permen Pertanian no.25 tahun 2019 tentang pengadaan barang di Kementan

SNI 7605-2010 tentang rumah kasa

Petunjuk Teknis Penyediaan dan Penyaluran Bantuan Alsintan TA 2023

Reporter : Cahya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018