Wednesday, 21 October 2026


Investasi Manusia bagian Strategi Pertanian 4.0

02 Mar 2020, 12:45 WIBEditor : Yulianto

Prof. Bustanul Arifin (tengah)

Revolusi Industri 4.0 akan melahirkan Pertanian 4.0. Karena itu Bustanul mengatakan, dalam sistem pangan dan pertanian akan pemanfaatan teknologi maju dan canggih. Dalam pertanian 4.0 juga akan terjadi pengurangan biaya transaksi dalam rantai nilai pangan dan pertanian melalui beberapa strategi. Diantaranya, penguatan kelembagaan rantai nilai, pemanfaatan teknologi data, informasi dan mahadata.

“Untuk itu harus ada dukungan kebijakan makro (fiskal, moneter, perdagangan, dll) pengembangan bioteknologi, pertanian presisi, pascapanen dan lain-lainnya untuk memasuki pertanian 4.0,” katanya.

Pemerintah Pusat dan Daerah lanjut Bustanul, perlu mendorong penguatan kerjasama contract farming antara petani dan dunia usaha, membangun pertanian masa depan, walau kecil tapi cerdas. “Yang juga harus dilakukan adalah alokasi investasi modal manusia, terutama daerah pedesaan, tingkat pendidikan, air bersih, kesehatan, memungkinkan pemanfaatan dan pengembangan teknologi data dan informasi,” ujarnya.

Untuk investasi manusia, Bustanul menyodorkan trisula pengembangan SDM. Pertama, pendidikan yakni, transformasi pendidikan vokasi pertanian, dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian. SMK Pertanian Pembangunan berubah menjadi politeknik pertanian.

Kedua, pelatihan. Saat ini belasan perguruan tinggi negeri (PTN) telah berinisiatif mengembangan Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) bagi alumni perguruan tinggi pertanian. Sedangkan sektor usaha swasta menyelenggarakan pelatihan magang bagi petani muda untuk menghasilkan kader petani muda yang memiliki jiwa kewirausahaan.

Ketiga, penyuluhan. Perubahan perilaku dan sikap mental juga banyak terfokus pada kelompok petani muda. Apalagi dengan dukungan teknologi data dan komunikasi, sampai ada Internet of Things (IoT), bagian dari pertanian 4.0. “Penyuluh sangat penting mengubah persepsi anak-anak muda terhadap pertanian,” ujarnya.

 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018