Wednesday, 21 October 2026


Mentan Amran Targetkan 4 Provinsi Jadi Lumbung Beras Nasional, Ini Daftarnya

05 Mar 2025, 13:06 WIBEditor : Gesha

Mentan Amran punya strategi besar! Empat provinsi dibidik jadi lumbung beras nasional demi ketahanan pangan Indonesia. Mana saja daerahnya?

TABLOIDSINARTANI.COM, Palembang -- Mentan Amran punya strategi besar! Empat provinsi dibidik jadi lumbung beras nasional demi ketahanan pangan Indonesia. Mana saja daerahnya?

Pemerintah terus berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional dengan meningkatkan produksi beras dalam negeri.

Salah satu langkah strategis yang diambil Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman adalah membidik empat provinsi sebagai lumbung beras nasional dalam lima tahun ke depan.  

Target tersebut disampaikan langsung oleh Mentan Amran dalam Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) dan Penyerapan Gabah serta Sosialisasi Inpres Pendayagunaan Penyuluh Pertanian yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan, 

Empat Provinsi Prioritas

Dalam pernyataannya, Amran menegaskan bahwa Sumatera Selatan (Sumsel), Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Selatan menjadi daerah yang diprioritaskan sebagai pusat produksi beras nasional.  

"Dulu Sumsel ini di peringkat delapan nasional, sekarang sudah peringkat lima. Kami upayakan masuk tiga besar, kalau bisa jadi nomor satu. Kenapa? Karena potensinya besar,” ujar Amran.  

Menurutnya, Sumatera Selatan memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi berasnya.

Oleh karena itu, Kementerian Pertanian menargetkan provinsi ini dapat menjadi tiga besar penghasil beras nasional dalam waktu dekat.

Bahkan, jika optimalisasi lahan berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin Sumsel bisa menjadi provinsi nomor satu dalam produksi beras di Indonesia.  

Ekspansi Lahan dan Modernisasi Pertanian

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah telah menyiapkan strategi besar, salah satunya adalah penambahan satu juta hektare lahan baru khusus di Sumatera Selatan.  

"Tahun ini kita mulai dengan cetak lahan baru seluas 150.000 hektare sebagai tahap awal pengembangan. Jika kita bisa mengoptimalkan lahan tersebut, Sumsel bisa menjadi produsen beras nomor satu dalam lima tahun ke depan," jelas Amran.  

Selain menambah luas tanam, pemerintah juga mempercepat modernisasi pertanian dengan menyalurkan alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam jumlah besar.

Dengan adanya alsintan, diharapkan produktivitas petani meningkat secara signifikan sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan nasional tanpa harus bergantung pada impor.  

Peran Krusial Penyuluh

Mentan Amran juga menekankan bahwa keberhasilan program swasembada pangan sangat bergantung pada peran penyuluh pertanian.

Oleh karena itu, pemerintah akan memberikan dukungan penuh kepada mereka agar lebih optimal dalam mendampingi petani di lapangan.  

"Kami ingin penyuluh berkompetisi dan menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan produksi pangan. Sebagai bentuk apresiasi, dari 37.000 penyuluh yang ada, kami siapkan 5.000 hingga 10.000 unit motor operasional bagi mereka yang berprestasi," tegas Amran.  

Dukungan ini bertujuan agar penyuluh memiliki mobilitas yang lebih baik, sehingga bisa menjangkau lebih banyak petani dan memberikan pendampingan yang lebih efektif.

Dengan demikian, program peningkatan produksi beras di empat provinsi ini bisa berjalan lebih maksimal.  

Reporter : Nattasya
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018