Wednesday, 21 October 2026


Panen Raya di Sukoharjo, Produksi Padi Lampaui Target Nasional

05 Sep 2025, 18:52 WIBEditor : Herman

Panen Raya Sukoharjo

TABLOIDSINARTANI.COM, Sukoharjo --- Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri panen raya padi di hamparan sawah Kelompok Tani Ngudi Rahayu, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Rabu (3/9).

Sebelum panen, Bupati dan Wakil Bupati juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan irigasi tersier di lokasi yang sama. Proyek rehabilitasi irigasi ini mencakup 54 titik di 38 desa pada 9 kecamatan dengan total anggaran Rp31,45 miliar.

Acara turut dihadiri Direktur Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Tiurmauli Silalahi, Kepala Distanbun Jawa Tengah Defransisco De Francisco Da Silva Tavares.

Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Sukoharjo Bagas Widiantoro, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Bulog, para camat, kepala desa, hingga kelompok tani penerima bantuan.

Bupati Etik Suryani menegaskan, Sukoharjo selama ini menjadi salah satu lumbung padi utama di Jawa Tengah, bahkan nasional.

Surplus beras dapat dipertahankan berkat sinergi petani, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan yang konsisten mengadopsi inovasi teknologi pertanian.

“Untuk mewujudkan ketahanan pangan, kami terus berupaya meningkatkan produksi melalui modernisasi pertanian, penguatan infrastruktur, cadangan pangan, serta kebijakan yang berpihak pada petani,” jelas Etik.

Melalui APBD, Pemkab Sukoharjo telah mengalokasikan bantuan Rp26,6 miliar bagi petani, mencakup sarana budidaya, infrastruktur, hingga pemberdayaan. Hasilnya, produktivitas padi di Desa Dalangan mencapai 91,65 kuintal per hektare.

Secara keseluruhan, realisasi tanam Oktober 2024–Agustus 2025 seluas 50.527 hektare, dengan produksi Januari–Agustus 2025 mencapai 214.823 ton.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa dua unit hand tractor rotary, empat cultivator, lima pompa air, 10 handsprayer elektrik, dan empat kendaraan roda tiga.

Sementara itu, Direktur Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Tiurmauli Silalahi, menegaskan bahwa pemerintah pusat menargetkan swasembada pangan dapat dicapai dalam waktu singkat.

“Awalnya tiga tahun, kini Presiden Prabowo meminta bisa dicapai dalam satu tahun. Untuk itu, Kementan terus berakselerasi bersama daerah, termasuk Sukoharjo yang selama ini sudah surplus beras,” jelasnya.

Tiurmauli juga mengapresiasi konsistensi Sukoharjo dalam mendukung program nasional. Menurutnya, produktivitas padi di Sukoharjo saat ini menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah bahkan nasional.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pertanian Sukoharjo Bagas Widiantoro. Ia menyebut capaian produktivitas di Dalangan mencapai 91,65 kuintal per hektare, dengan produksi padi Januari–Agustus 2025 sebesar 214.823 ton.

“Target serapan gabah kering panen (GKP) 8.170 ton dan setara beras 9.018 ton. Hingga Juli, realisasi serapan justru melampaui target, yakni GKP 14.668 ton (179%) dan setara beras 10.144 ton (112,5%). Ini capaian tertinggi di Indonesia,” tegas Bagas.

 

Reporter : Djoko W
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018