Thursday, 22 October 2026


Perkuat Brigade Pangan, Kementan Dorong Sinergi Percepatan Tanam di Sumatera Selatan

14 Apr 2026, 06:34 WIBEditor : Yulianto

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusuma waty saat rapat koordinasi persiapan percepatan tanam di Sumsel

TABLOIDSINARTANI.COM, Palembang--- Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) terus memperkuat peran Brigade Pangan dalam mendukung percepatan tanam guna menjaga produksi pangan nasional, khususnya komoditas padi di Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, yang juga bertindak sebagai Penanggung Jawab (PJ) Brigade Pangan, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Gerakan Tanam Pengamanan Produksi di Aula Makorem 044/Garuda Dempo, Jumat (10/4).

Rakor tersebut melibatkan berbagai unsur strategis, mulai dari pemerintah daerah, TNI, hingga stakeholder pertanian, sebagai langkah bersama dalam menjaga dan meningkatkan produksi pangan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Danrem 044/Garuda Dempo, Khabib Mahfud, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Selatan R. Bambang Pramono, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Rachmat, serta perwakilan penyuluh dari seluruh kabupaten.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Khabib Mahfud menegaskan, ketahanan pangan merupakan pilar utama stabilitas nasional. Oleh karena itu, peningkatan produksi pertanian menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor, optimalisasi pengelolaan sumber daya air di tengah musim kemarau, serta percepatan tanam agar siklus produksi tetap berjalan optimal.

“TNI Angkatan Darat, khususnya Korem 044/Garuda Dempo dan jajaran Kodim, siap mendukung program pemerintah melalui pendampingan petani, percepatan tanam, hingga pengawalan panen,” tegasnya.

Sementara itu, Inneke Kusumawaty menyampaikan bahwa Brigade Pangan memiliki peran strategis dalam mengawal percepatan tanam sebagai langkah konkret pengamanan produksi padi nasional.

“Melalui pendampingan langsung, monitoring berkala, serta koordinasi lintas sektor, kami memastikan percepatan tanam berjalan tepat waktu. Ini penting untuk menjaga stabilitas produksi padi di Sumatera Selatan sebagai salah satu lumbung pangan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, Brigade Pangan juga berperan dalam meningkatkan kesiapan petani menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan air, perubahan iklim, serta serangan organisme pengganggu tanaman.

Secara terpisah, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah kunci dalam menjaga ketersediaan pangan nasional, terutama di tengah dinamika perubahan iklim dan kondisi global.

“Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, dan stakeholder menjadi faktor utama dalam memastikan produksi tetap terjaga dan meningkat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia pertanian dalam menyukseskan gerakan tanam.

“Melalui Brigade Pangan, kami mendorong peningkatan kapasitas petani agar lebih adaptif terhadap teknologi dan mampu merespons tantangan di lapangan,” jelasnya.

Melalui rakor ini, diharapkan terbangun langkah strategis yang terintegrasi antar seluruh pihak dalam mendukung percepatan tanam dan pengamanan produksi, sehingga ketahanan pangan nasional dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

Reporter : BBPKH Cinagara
Sumber : BBPKH Cinagara
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018