Wednesday, 21 October 2026


Tanam Serentak di Lahan CSR Muara Enim, Perkuat Ketahanan Pangan

25 Apr 2026, 06:04 WIBEditor : Yulianto

Tanam serentak di lahan CSR Desa Kayu Ara Batu, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, pada Selasa (21/4).

TABLOIDSINARTANI.COM, Muara Enim-- Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus memperkuat upaya peningkatan produksi pangan nasional melalui pelaksanaan Gerakan Nasional Tanam Padi Serentak di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang digelar di 19 provinsi. Program ini menjadi strategi utama dalam memperluas lahan produktif sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Salah satu lokasi prioritas kegiatan tersebut berada di Provinsi Sumatera Selatan. Gerakan tanam serentak di wilayah ini dipusatkan di lahan CSR Desa Kayu Ara Batu, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, pada Selasa (21/4). Kegiatan dilaksanakan di atas lahan seluas 400 hektare sebagai bagian dari optimalisasi lahan baru guna mendukung peningkatan produksi pangan.

Kegiatan ini dibuka Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, yang juga bertindak sebagai Penanggung Jawab (PJ) Brigade Pangan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain SMKPP Negeri Sembawa, BRMP Sumatera Selatan, para penyuluh pertanian, Babinsa, serta petani yang tergabung dalam Brigade Pangan.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, aparat, dan petani dalam mendorong percepatan pembangunan pertanian di daerah.

Dalam arahannya, Inneke Kusumawaty menekankan pentingnya percepatan proses tanam di lapangan. Ia menginstruksikan para penyuluh pertanian untuk secara aktif mendorong Brigade Pangan agar segera melakukan pertanaman tanpa penundaan.

“Penyuluh harus mampu memastikan Brigade Pangan segera melakukan pertanaman. Apabila terdapat kendala di lapangan, harus segera dilaporkan secara berjenjang mulai dari ketua tim kerja, kepala seksi, hingga penanggung jawab, untuk kemudian diteruskan ke pusat. Jangan ada lagi penundaan proses pertanaman, sehingga progres kegiatan dapat terus berjalan sesuai target,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, percepatan tanam di lahan Cetak Sawah Rakyat merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan baru agar lebih produktif dan memberikan hasil nyata bagi peningkatan produksi pangan nasional.

“Percepatan tanam di lahan CSR ini merupakan salah satu bentuk upaya pemanfaatan lahan baru agar lebih produktif dan menghasilkan, sehingga mampu menggenjot produksi nasional secara signifikan,” tambah Inneke.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa pelaksanaan tanam serentak menjadi upaya strategis pemerintah dalam menjaga kesinambungan produksi pangan nasional, khususnya di tengah dinamika perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

“Pelaksanaan tanam serentak di berbagai wilayah ini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas produksi, sehingga ketersediaan pangan nasional tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya terletak pada pembukaan lahan, tetapi juga pada optimalisasi pemanfaatannya melalui pendampingan yang intensif di lapangan.

“Yang menjadi fokus kita adalah memastikan setiap lahan yang telah dibuka dapat segera ditanami secara optimal. Karena itu, percepatan tanam harus terus dikawal melalui peran aktif penyuluh serta kesiapan petani di lapangan,” jelasnya.

Melalui gerakan tanam serentak ini, Kementerian Pertanian optimistis mampu meningkatkan luas tanam dan produktivitas padi secara signifikan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan lahan baru hasil cetak sawah rakyat serta memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan global.

Ke depan, sinergi antar pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna memastikan keberlanjutan program serta tercapainya target produksi pangan nasional yang optimal.

Reporter : BBPKH Cinagara
Sumber : BBPKH Cinagara
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018