Sunday, 11 April 2021


Penyuluh Ikut Kawal dan Dampingi Petani dalam Serap Gabah

07 Apr 2021, 13:05 WIBEditor : Gesha

Petani Cilacap panen perdana di lahan PATB | Sumber Foto:Eti S

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Gerakan Serap Gabah Petani (GSGP) di wilayah-wilayah yang panen raya memberikan “angin segar” di tengah anjloknya harga gabah saat panen raya dan dirasakan petani. Semua orang berkepentingan dalam gerakan penyerapan gabah dari petani ini, tak terkecuali penyuluh pertanian.

"Dalam program intensifikasi GSGP yang mencapai 4 juta ton atau setara beras selama 6 bulan ke depan, penyuluh mempunyai peran strategis. Khususnya pengamanan produksi dan harga gabah hasil panen petani melalui pendayagunaan pengering (dryer), penggilingan padi, dan infrastruktur lainnya bantuan pemerintah dan swasta. Perluasan jumlah mitra Bulog dan kuantum pengadaan gabah dan beras juga sangat penting dalam hal ini, “ kata Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Badan Pusat Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Leli Nuryati saat Focus Group Discussion (FGD) Gerakan Serap Gabah : Angkat Harga, Peduli Petani, Rabu (7/4).

Kinerja penyuluh pertanian dalam program GSGP tertuang dalam Standart Operation Procedure (SOP) Pengawalan dan Pendampingan Serap Gabah Petani. Pertama, penyuluh merencanakan jadwal panen yang mencakup luas panen, produktivitas, produksi harga di tingkat petani, tempat atau lokasi, dan varietas yang dipanen. Setelah itu penyuluh pertanian merekap jadwal panen dan menyerahkan ke Satker Bulog dan Tim Sergap.

Baca Juga : 

Ada 918 ribu Ton Gabah Siap Diserap April-Mei 2021

Beda Banget ! Petani Cirebon Efisien Pakai Benih 5kg/hektar

Ini Langkah Serap Gabah dari Kementan

Serap Gabah di Sumsel, Mentan SYL Komitmen Bantu Petani

Dalam waktu 1x24 jam Satker Bulog membuat jadwal transaksi, HPP, standar kualitas, dan tempat transaksi, sementara penyuluh pertanian melaporkan hasil transaksi dan melaporkan ke Koordinator BPP. Kemudian dilakukan verifikasi dan rekap oleh Koordinator BPP, Dinas atau Bidang yang menangani Ketahanan Pangan di Kabupaten/Kota, Provinsi hingga ke Sergap Pusat.

“Kami mendorong semua penyuluh berperan aktif agar tercapai target GSGP ini, sesuai dengan  Pembangunan Pertanian Maju, Mandiri dan Modern 2020 – 2024 khususnya dalam hal gerakan nasional peningkatan produktivitas, produksi, dan ekspor,” kata Leli.

Langkah serap gabah ini merupakan progam yang sangat bisa membantu sekaligus melindungi petani dan yang terpenting dengan diserapnya gabah oleh pemerintah melalui Bulog, maka harga beras di pasaran pun diyakini bisa stabil. Sekaligus memperkuat cadangan beras  pemerintah (CBP).

===

 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018