Friday, 30 October 2026


E-Paper Sinar Tani, Percepat Penyebaran Teknologi Pertanian ke Penyuluh  

29 Jun 2021, 11:27 WIBEditor : Yulianto

Tabloid Sinar Tani dari masa ke masa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Di era digital informasi menjadi sangat cepat. Penggunaan media sosial pun menjadi sarana mempercepat penyebaran informasi, termasuk teknologi pertanian.

Dengan pesatnya perubahan informasi teknologi tersebut, Ketua Dewan Pembina DPP Perhiptani yang juga Direktur Tabloid Sinar Tani, Mulyono Machmur mengatakan, pihaknya kini membantu penyebaran informasi Tabloid Sinar Tani melalui e-paper.

“Saat ini kita mendata penyuluh di seluruh Indonesia untuk kita bagikan e-Paper. Penyuluh Jawa Tengah yang saya lihat paling responsif, beda dengan provinsi lain,” katanya saat Lokakarya DPW Perhiptani Jawa Tengah, Selasa (29/6).

Menurut Mulyono, penyebaran informasi Tabloid Sinar Tani melalui e-paper juga untuk mempercepat informasi teknologi pertanian sampai ke penyuluh dan petani. Apalagi fenomena penggunaan media sosial di masyarakat dan mudahnya penggunaan media sosial diharapkan bisa meningkatkan layanan informasi dan mempermudah kegiatan penyuluhan.

“Dengan e-paper Sinar Tani, nantinya penyuluh dan petani diharapkan bisa bertukar informasi dengan penyuluh, petani daerah lainnya dengan mudah, cepat dan murah,” tuturnya.

Media sosial menurut Mulyono, saat ini menjadi solusi alternatif mempercepat proses desiminasi informasi. Bahkan media sosial juga menjadi cara baru masyarakat dalam berkomunikasi. Dengan media sosial juga menanggalkan batas waktu, tempat dan biaya.

“Perubahan penggunaan media yang bersifat konvesional menjadi digital mempermudah penyuluhm, petani dan nelayan dalam penyuluhan. Bahkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian juga menggunakan media sosial untuk mempercepat proses transfer teknologi,” tuturnya.  

Mulyono mengungkapkan, penelitian Program Studi Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan IPB University di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara menunjukan penyuluh bisa menggunakan media sosial lebih dari lima kali seminggu sebagai media penyuluhan. Media sosial tersebut yakni, Facebook, Whatsapp, Youtube dan Instagram.

Karena itu media sosial dirasa sangat efektif dan efisien dalam menyampaikan informasi terkait kegiatan pertanian. Selain itu, media sosial sangatlah murah, mudah dan interaktif. Dewasa ini, hampir semua orang juga menggunakannya.

Namun perlu diperhatikan, media penyuluhan yang efektif harus mempunyai syarat yakni, sederhana, mudah dimengerti dan dikenal, dapat mengemukakan ide ide baru, menarik dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti sasaran. “Selain itu bisa mengajak sasaran untuk memperhatikan, mengingatkan, mencoba dan menerima ide-ide yang dikemukakan,” ujarnya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018