Wednesday, 17 August 2022


Kunjungi Balitjestro, Perhiptani Tegal Siap Jadikan Jeruk Siam Komoditas Andalan

04 Aug 2022, 13:54 WIBEditor : Herman

Kunjungan Perhiptani Tegal Ke Balitjestro | Sumber Foto:Djoko W

TABLOIDSINARTANI, COM, Tegal --- Ilmu dan pengalaman berharga didapat penyuluh pertanian dan petinggi Dinasi Pertanian Kabupaten Tegal saat berkunjung ke Balitjestro, Malang. Potensi jeruk keprok siam yang luar biasa memikat mereka untuk menanamnya di Tegal sehingga dapat mendongkrak pendapatan petani disana. 

Diungkapkan Ketua DPD Perhiptani Kabupaten Tegal, Rokhlani, S.P., M.P. nahwa untuk melaksanakan tugas dengan baik, Penyuluh Pertanian dituntut memiliki kompetensi dibidang penyuluhan serta menguasai perkembangan teknologi dan informasi di bidang pertanian.   

Karena itu, Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Tegal mengadakan kunjungan kerja ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), Rabu (27/7) lalu. 

Kunjungan 106 Penyuluh Pertanian beserta Kepala Bidang Penyuluhan, Ir. Tri Jatiningngsih, M.M dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal, Drs. Dadang Darusman, M.M. diterima langsung Kepala Balitjestro , Dr. Fausiah T. Ladja, SP, M.Si. 

Selain sambutan dan perkenalan yang disampaikan Kepala Balitjestro, para penyuluh juga mendapatkan materi budidaya jeruk yang disampaikan Ir. Sutopo, M.Si. 

Sutopo menyampaikan berbagai hasil penelitian Balitjestro, pengenalan berbagai varietas jeruk yang dihasilkan, dan teknis budidaya tanaman jeruk mulai dari persiapan, penanaman, pemupukan, hingga pengendalian hama dan patogen. 

Setelah pemaparan materi, peserta diajak untuk kunjungan lapang yang dipandu Ady Cahyono, SP. Saat kunjungan lapang, peserta dikenalkan beberapa varietas jeruk yang dikembangan diantaranya jeruk keprok dan jeruk siam. 

Peserta juga diajak untuk melakukan praktik memangkas agar tanaman rajin berbuah. Pada kesempatan yang sama, Ady juga menyampiakan berbagai kendala dalam pengembangan tanaman jeruk dan cara mengatasinya. 

Terpikat Jeruk Siem

Dari semua penjelasan dan kunjungan lapangan yang dilakukan, para penyuluh pertanian Kabupaten Tegal terpikat dengan pontesi jeruk keprok siam yang dikembangkan di Balitjestro, Malang. 

Jeruk siam merupakan anggota dari kelompok jeruk keprok yang memiliki nama ilmiah Citrus nobilis. Memiliki nama jeruk siam karena jeruk ini berasal dari Siam (Thailand). Di Thailand sendiri , jeruk ini diberi nama Som Kin Wan. 

Sudah banyak petani yang sukses mengembangkan komoditas jeruk siam, salah satunya  Ladi, petani jeruk dari Malang. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, Ladi mengelola kebun jeruk Siam Pontianak seluas 1 ha dengan hasil panen pertama dapat mencapai 30-50 kg/pohon .   

Dengan asumsi harga Rp 7-10 rb/kg, maka dapat dilihat bahwa satu pohon jeruk siam dapat menghasilkan ratusan ribu rupiah pada panen perdananya, Dengan perawatan yang baik, saat ini Ladi dapat memanen 100 kg/pohon dari jeruk siam yang ditanam. 

Selain Ladi, petani di kawasan Dusun Soge, Srigading, Sanden, Bantul juga merasakan potensi dari bertanam jeruk siam. Bersama 50 orang rekannya yang tergabung dalam Perkumpulan Forum Komunikasi Petani “Ngrembaka Nir Sambikala”. Yuni Maryanto menanam jeruk sejak tiga tahun lalu.

Saat ini semua pohon yang ditanam berbuah lebat, dengan hasil 20-30 kg per pohon. Bahkan kebun jeruk siam yang ditanam di area berpasir ini dibuka untuk umum  sebagai salah astu objek agriwisata di desa tersebut. Dimana pengunjung bisa membeli dan memetik langsung jeruk Siam sepuasnya dengan harga Rp 10 ribu/kg. 

Reporter : Djoko W
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018