Saturday, 05 September 2026


Mentan Amran Ajak Anak Muda Terjun ke Pertanian, IKA BEM Nusantara Siap Bergerak

29 Jul 2026, 09:12 WIBEditor : Gesha

Mentan Amran mengajak generasi muda terjun ke pertanian modern. Ajakan itu disambut IKA BEM Nusantara yang siap bergerak mendukung swasembada pangan.

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta – Mentan Amran mengajak generasi muda terjun ke pertanian modern. Ajakan itu disambut IKA BEM Nusantara yang siap bergerak mendukung swasembada pangan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda Indonesia menjadikan sektor pertanian sebagai pilihan karier sekaligus ladang bisnis yang menjanjikan. 

Menurutnya, pertanian saat ini telah bertransformasi menjadi sektor modern berbasis teknologi sehingga membuka peluang besar bagi anak muda untuk berinovasi, berwirausaha, dan berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Ajakan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menerima audiensi Pengurus Besar Ikatan Alumni (IKA) BEM Nusantara di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (27/7/2026). 

Dalam pertemuan itu, Amran menekankan pentingnya regenerasi petani agar sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ketahanan pangan Indonesia di masa depan.

"Jangan biasakan bergantung pada proposal atau meminta bantuan. Bangun kemampuan, ciptakan karya, dan jadilah pencipta lapangan kerja. Kalau punya kemampuan, peluang akan datang dengan sendirinya," kata Mentan Amran.

Menurut Amran, tantangan pertanian ke depan tidak cukup dijawab dengan cara-cara konvensional. 

Generasi muda harus memanfaatkan teknologi, inovasi, serta semangat kewirausahaan agar mampu menciptakan pertanian yang lebih produktif, efisien, dan berdaya saing.

Ia juga menegaskan bahwa perubahan pola pikir menjadi kunci regenerasi petani. 

Anak muda, kata dia, perlu melihat pertanian bukan sekadar pekerjaan di sawah, melainkan sektor bisnis modern yang memiliki prospek besar di tengah meningkatnya kebutuhan pangan.

Ajakan tersebut mendapat sambutan positif dari Pengurus Besar IKA BEM Nusantara. 

Ketua Umum PB IKA BEM Nusantara, Tomy Suswanto, mengatakan dialog bersama Mentan Amran memberikan motivasi baru bagi mahasiswa dan alumni untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan sektor pertanian.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Menteri karena di tengah kesibukan beliau masih menyempatkan waktu untuk berdialog dan menyerap aspirasi kami. Banyak pandangan beliau yang menjadi motivasi bagi kami sebagai generasi penerus bangsa," ujar Tomy.

Tomy mengungkapkan, IKA BEM Nusantara telah membentuk Brigade Pangan di Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, Jawa Barat. 

Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong keterlibatan anak muda dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus dapat direplikasi di berbagai daerah.

Menurutnya, keberhasilan berbagai program pertanian yang dijalankan pemerintah menjadi bukti bahwa sektor ini memiliki masa depan cerah dan layak menjadi pilihan generasi muda.

"Kami melihat beliau memiliki karakter kerja nyata. Program swasembada pangan bukan sekadar wacana, tetapi sudah dibuktikan dengan berbagai capaian. Itu menunjukkan kepemimpinan yang benar-benar bekerja untuk bangsa," katanya.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal PB IKA BEM Nusantara, Eko Saputra, mengaku semakin optimistis bahwa pertanian merupakan sektor strategis yang mampu menciptakan peluang ekonomi bagi anak muda.

"Pak Menteri sangat ramah, sangat cerdas, berwawasan, dan memberikan energi positif kepada kami. Beliau mengajak anak-anak muda untuk tidak malu menjadi petani karena pertanian adalah masa depan Indonesia," ujar Eko.

Mahasiswa asal Aceh itu mengajak generasi muda dari Aceh hingga Papua untuk membangun pertanian di daerah masing-masing melalui inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi.

"Saya mengajak seluruh anak muda Indonesia untuk bersama-sama membangun pertanian di daerah masing-masing. Mari menjadi petani yang cerdas, modern, dan membangun bangsa melalui sektor pertanian. Kalau desa maju, negara akan kuat," katanya.

Dalam audiensi tersebut, Eko juga menyampaikan kondisi pertanian di Kabupaten Bireuen, Aceh, yang masih membutuhkan dukungan penguatan irigasi serta bantuan benih pascabencana. 

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan generasi muda dapat mempercepat pemulihan sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas petani di daerah.

Pertemuan Kementerian Pertanian dengan IKA BEM Nusantara menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam mencetak generasi baru pelaku pertanian modern. 

Melalui keterlibatan mahasiswa dan alumni dari berbagai daerah, Kementan optimistis regenerasi petani akan semakin kuat sehingga target swasembada pangan nasional dapat tercapai secara berkelanjutan.

Reporter : Nattasya
Sumber : Kementan
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018