Tuesday, 18 August 2026


Polbangtan Kementan Terapkan Metode Tanam Pindah di Sinjai, Hasil Lebih Maksimal

04 Aug 2026, 08:57 WIBEditor : Gesha

Polbangtan Kementan menerapkan metode tanam pindah dalam Gerakan Tanam Serempak di Sinjai guna meningkatkan produktivitas padi dan mendukung swasembada pangan nasional.

TABLOIDSINARTANI.COM, Sinjai – Polbangtan Kementan menerapkan metode tanam pindah dalam Gerakan Tanam Serempak di Sinjai guna meningkatkan produktivitas padi dan mendukung swasembada pangan nasional.

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung target swasembada pangan nasional. 

Kali ini, perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) tersebut menerapkan metode tanam pindah dalam Gerakan Tanam Padi Serentak di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di Kampung Galung, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Jumat (31/7/2026), menjadi bagian dari Gerakan Tanam Padi Serentak seluas 50.000 hektare yang digelar serentak di 25 provinsi.

Metode tanam pindah dipilih karena dinilai mampu meningkatkan produktivitas padi.

Teknik budidaya ini memungkinkan pertumbuhan tanaman lebih optimal, penggunaan benih lebih efisien, serta pengelolaan lahan menjadi lebih baik sehingga hasil panen diharapkan semakin maksimal.

Gerakan tanam serempak tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mempercepat peningkatan produksi beras nasional.

Selain mengoptimalkan musim tanam, program ini juga mendorong pemanfaatan lahan pertanian dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, penyuluh, hingga petani.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, mengatakan keterlibatan Polbangtan dalam gerakan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan terhadap percepatan swasembada pangan nasional.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga ditentukan oleh sinergi berbagai pihak dalam menerapkan teknologi budidaya yang tepat.

"Metode tanam pindah menjadi salah satu upaya meningkatkan produktivitas padi melalui pertumbuhan tanaman yang lebih optimal, penggunaan benih yang efisien, serta pengelolaan lahan yang lebih baik. Polbangtan Gowa akan terus berkomitmen mendampingi petani melalui pendidikan vokasi, penyuluhan, dan inovasi teknologi," ujar Sartika.

Sementara itu, Bupati Sinjai Ratnawati Arif menyatakan Kabupaten Sinjai siap mendukung program nasional untuk mewujudkan swasembada pangan.

"Gerakan tanam padi serentak ini merupakan program nasional dan hari ini Kabupaten Sinjai juga ikut melaksanakannya di Desa Barania. Alhamdulillah, kita bergerak bersama untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional," katanya.

Gerakan Tanam Serempak merupakan program strategis Kementerian Pertanian yang mendorong pemanfaatan lahan melalui kegiatan Optimasi Lahan (Oplah) dan Program Cetak Sawah Rakyat.

Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan luas tambah tanam, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mempercepat pencapaian target swasembada pangan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan percepatan tanam menjadi langkah penting untuk menjaga ketersediaan pangan nasional.

"Gerakan tanam serempak harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen bangsa. Dengan percepatan tanam dan peningkatan produktivitas, kita optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mewujudkan swasembada pangan nasional," tegas Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan keberhasilan program tanam serempak juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia pertanian.

Menurut Arsanti, kolaborasi antara penyuluh, petani, mahasiswa, dan seluruh insan pertanian menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian.

Hal senada disampaikan Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin. Ia menilai keterlibatan Polbangtan dalam Gerakan Tanam Serempak merupakan implementasi nyata pendidikan vokasi yang langsung menyentuh kebutuhan pembangunan pertanian di lapangan.

Usai penanaman, Bupati Sinjai bersama jajaran pemerintah daerah, penyuluh, dan tim Polbangtan Gowa mengikuti arahan Kepala BPPSDMP melalui Zoom Meeting sebagai bagian dari rangkaian Gerakan Tanam Padi Serentak 50.000 hektare yang dilaksanakan secara nasional.

Melalui kegiatan ini, Polbangtan Gowa kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis Kementerian Pertanian dalam mendampingi petani. 

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, penyuluh, dan petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Reporter : Muzakir
Sumber : Polbangtan Gowa
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018