Tuesday, 20 October 2026


Dukung Gerakan ASRI, Mahasiswa Polbangtan Kementan Pasang 13 Tempat Sampah Botol Plastik

30 Jul 2026, 13:26 WIBEditor : Gesha

Mahasiswa Polbangtan Kementan memasang 13 tempat sampah khusus botol plastik di lingkungan kampus sebagai dukungan nyata terhadap Gerakan ASRI dan budaya pilah sampah.

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Mahasiswa Polbangtan Kementan memasang 13 tempat sampah khusus botol plastik di lingkungan kampus sebagai dukungan nyata terhadap Gerakan ASRI dan budaya pilah sampah.

Mahasiswa Pecinta Alam Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Kementerian Pertanian (Kementan), memasang 13 tempat pengumpulan khusus botol dan gelas plastik di lingkungan kampus dan asrama. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang tengah digalakkan Kementerian Pertanian untuk membangun budaya kerja dan lingkungan yang bersih, sehat, serta berkelanjutan.

Program yang digagas Mahasiswa Pecinta Alam Polbangtan Bogor (MAPALA P3B) ini bertujuan meningkatkan kesadaran sivitas akademika dalam mengelola sampah plastik melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa lingkungan yang bersih dan tertata menjadi fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia pertanian yang profesional dan produktif.

"Lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah akan membentuk karakter SDM pertanian yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan. Gerakan seperti ASRI harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar kegiatan seremonial," ujar Amran.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengatakan Gerakan ASRI merupakan bagian dari penguatan budaya kerja sekaligus pembinaan karakter di lingkungan pendidikan vokasi pertanian.

Menurutnya, implementasi ASRI tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mencerminkan nilai kedisiplinan, ketertiban, dan pelayanan prima.

"ASRI bukan hanya tentang kebersihan fisik, tetapi juga mencerminkan budaya kerja yang tertib, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan prima. Polbangtan sebagai lembaga pendidikan vokasi harus menjadi contoh dalam penerapan nilai-nilai tersebut," katanya.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor Yoyon Haryanto menilai keterlibatan mahasiswa dalam Gerakan ASRI menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana namun berdampak besar.

"Gerakan ASRI kami maknai sebagai upaya membangun kesadaran kolektif. Keterlibatan aktif mahasiswa dan pegawai menunjukkan bahwa menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan kampus adalah tanggung jawab bersama," ujarnya.

Yoyon menambahkan, lingkungan kampus yang aman, bersih, dan sehat akan mendukung proses pembelajaran sekaligus membentuk karakter lulusan pertanian yang unggul.

"Kami berharap Gerakan ASRI ini terus dilaksanakan secara konsisten sehingga menjadi budaya kampus yang mendukung terciptanya lulusan pertanian yang unggul, berkarakter, dan siap melayani masyarakat," tambahnya.

Sebelum pemasangan dilakukan, MAPALA P3B terlebih dahulu menyosialisasikan pentingnya pemilahan sampah plastik kepada seluruh mahasiswa saat apel pagi pada Kamis (23/7). Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa diajak membiasakan membuang botol dan gelas plastik ke tempat yang telah disediakan agar lebih mudah diproses melalui sistem daur ulang.

Selanjutnya, anggota MAPALA P3B memasang tempat pengumpulan botol dan gelas plastik di 13 titik strategis kawasan Jurusan Peternakan Polbangtan Bogor. Lokasi tersebut meliputi area kantin, pertigaan kampus, Pos Satpam, Koperasi Mahasiswa (KOPMA), depan Aula Brahman, depan Pusat Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (PAAK), serta sejumlah asrama mahasiswa.

Melalui penyediaan tempat sampah khusus tersebut, sampah botol dan gelas plastik diharapkan tidak lagi bercampur dengan sampah organik maupun jenis sampah lainnya sehingga memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran kepada pengelola daur ulang.

MAPALA P3B juga akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi tempat sampah serta mengevaluasi tingkat partisipasi mahasiswa dalam memilah sampah. Seluruh botol dan gelas plastik yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada pihak pengelola daur ulang agar memiliki nilai manfaat bagi lingkungan.

Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata Gerakan ASRI di lingkungan pendidikan vokasi Kementerian Pertanian. Selain menciptakan kampus yang lebih bersih dan sehat, program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di kalangan mahasiswa sebagai calon sumber daya manusia pertanian yang berkarakter dan berwawasan keberlanjutan.

Reporter : AND
Sumber : Polbangtan Bogor
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018